Biak– Arah dukungan politik di wilayah Saireri mulai berubah haluan. Kelompok pemuda BADAI PACIFIC secara resmi mencabut dukungan dari pasangan Benhur Tommy Mano – Yeremias Bisai (BTM–YB) dan menyatakan beralih mendukung pasangan Matius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARI–YO) dalam Pilgub Papua 2025.
BADAI PASIFIC Alihkan Dukungan dari BTM–YB ke MARI–YO di Biak
Deklarasi tersebut dilakukan secara terbuka dalam sebuah pertemuan adat yang digelar di Biak Numfor pada Jumat (27/6), dan dihadiri para tokoh agama, adat, serta masyarakat dari berbagai kampung di wilayah Saireri.
“Setelah mendengar dan mengikuti visi-misi kandidat, serta melihat arah keberpihakan program, kami pemuda yang tergabung dalam BADAI PACIFIC memutuskan mengalihkan dukungan kepada MARI–YO,” kata perwakilan BADAI PACIFIC dalam sambutannya.
Panggung sederhana beratap rumbia menjadi saksi momen tersebut. Belasan pemuda mengenakan kaus dukungan MARI–YO berdiri berjajar di depan spanduk besar bertuliskan ajakan tatap muka bersama calon gubernur dan wakil gubernur Papua. Nama Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen terpampang jelas di latar belakang.
BADAI PACIFIC menegaskan bahwa perubahan dukungan ini bukan karena tekanan politik, melainkan hasil konsolidasi internal dengan pertimbangan masa depan pembangunan Papua yang inklusif dan adil.
“Kami butuh pemimpin yang merangkul semua, yang mengerti akar permasalahan di wilayah adat Saireri. Kami melihat itu ada dalam pasangan MARI–YO,” tegasnya.
Langkah BADAI PACIFIC ini dinilai akan berdampak signifikan terhadap peta kekuatan politik di Biak Numfor dan sekitarnya, mengingat kelompok ini dikenal aktif dan punya pengaruh kuat di kalangan pemuda kampung.










