Jayapura — Lapbiru.com
Stok daging sapi dan kambing di Papua dipastikan aman menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah Provinsi Papua menyatakan pasokan masih terkendali, meski sebagian besar didatangkan dari luar daerah.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua Lunanka V. M. L. Daimboa mengatakan, hingga saat ini kebutuhan daging di Papua belum bergantung pada produksi lokal. Namun dari sisi ketersediaan, kondisi dinilai cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan jelang hari besar keagamaan.
“Memang pasokan daging sapi dan kambing di Papua masih dari luar. Tapi secara nasional pemerintah pusat terus menjaga suplai dan harga. Kami pastikan stok aman sampai Lebaran,” kata Lunanka, kemarin.
Ia tak menampik harga daging di Papua masih berada di atas rata-rata nasional. Faktor distribusi dan jarak menjadi penyebab utama. Meski begitu, pemerintah daerah bersama pelaku usaha disebut tetap berupaya menjaga pasokan agar tidak terjadi kelangkaan di pasar.
Pemprov Papua, lanjut Lunanka, rutin memantau stok dan harga komoditas strategis. Pemantauan dilakukan melalui rapat pengendalian inflasi daerah yang digelar setiap pekan.
“Setiap minggu kami evaluasi. Bukan hanya daging, tapi juga bahan pokok lain. Tujuannya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat. Pemerintah pusat, kabupaten/kota, hingga distributor dilibatkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
Pemerintah berharap, dengan langkah tersebut, masyarakat Papua dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Lebaran tanpa kekhawatiran soal ketersediaan pangan.










