YAHUKIMO – Lapbiru.com
Sebanyak lebih dari 200 aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan, Kamis (9/4/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, dalam apel di halaman Kantor Bupati.
SK tersebut diberikan kepada tenaga guru, tenaga kesehatan, dan pegawai di sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Yahukimo. Meski kondisi keuangan daerah terbatas, pemerintah tetap membuka penerimaan pegawai baru.
“Pendapatan asli daerah kita tidak besar. Tapi kita tetap terima pegawai. Hari ini ada 200-an orang yang kita serahkan SK,” ujar Didimus di hadapan peserta apel.
Ia mengingatkan para pegawai yang baru diangkat agar menjaga semangat kerja sejak awal. Disiplin, kata dia, menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Didimus juga memberi peringatan tegas. Pegawai yang malas dan tidak menunjukkan kinerja akan dievaluasi, bahkan bisa diberhentikan.
“Saya tidak pernah menyesal kalau harus pecat pegawai yang malas. Dalam waktu dekat, kalau tidak berubah, pasti kita ambil tindakan,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran pegawai dalam apel dan aktivitas kantor menjadi indikator sederhana untuk mengukur kedisiplinan. Ia menilai, tanggung jawab tidak bisa hanya dibebankan pada pimpinan.
“Bupati tidak mungkin setiap hari di kantor. Tapi dari apel kerja, kita bisa lihat siapa yang rajin dan siapa yang tidak,” ujarnya.
Di sisi lain, Didimus mengakui masih banyak keterbatasan infrastruktur pemerintahan di Yahukimo. Sejak 2004, sebagian besar kantor pemerintahan belum berdiri permanen, termasuk kantor distrik dan dinas.
Ia menargetkan mulai 2027, pembangunan kantor pemerintahan akan diprioritaskan untuk memperkuat wibawa dan pelayanan publik.
“Kita mau bangun identitas pemerintah. Kantor-kantor harus berdiri baik, supaya pelayanan juga maksimal,” katanya.
Selain itu, kondisi di 51 distrik juga menjadi perhatian. Sejumlah fasilitas seperti kantor distrik dan layanan dasar mengalami kerusakan dan butuh penanganan serius.
Pemkab Yahukimo, lanjut Didimus, berencana berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan untuk mencari dukungan pembangunan.
“Daerah ini kita bangun dari nol, di tengah hutan. Banyak fasilitas awal yang sudah rusak. Kita butuh dukungan pusat untuk bangun kembali,” jelasnya.
Menutup arahannya, Didimus berpesan kepada para ASN dan PPPK yang baru agar bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak tergoda mencari jalan pintas.
“Jangan mau cepat naik jabatan tapi tidak siap. Kerja saja baik-baik, kuasai bidangmu. Nanti waktunya Tuhan yang angkat,” pesannya.
Penyerahan SK ini diharapkan menjadi awal bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Yahukimo, sekaligus memperkuat kinerja birokrasi di daerah tersebut.











