Jayapura, Lapbiru.com – Proses perbaikan pesawat Boeing 737 Trigana Air dengan registrasi PK-YSC yang mengalami gangguan teknis terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan hasil koordinasi antara Trigana Air, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo, pekerjaan maintenance saat ini berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Pada Jumat (19/6/2026), mesin pengganti (engine replacement) yang didatangkan dari Jakarta telah tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Selanjutnya, mesin tersebut dijadwalkan direposisi ke Bandara Wamena pada Sabtu pagi (20/6/2026) untuk dipasang pada pesawat PK-YSC yang saat ini menjalani perawatan.
Setelah proses pemasangan selesai, tim teknisi Trigana Air akan melanjutkan tahapan pemeriksaan menyeluruh melalui serangkaian inspeksi teknis dan pengujian performa mesin guna memastikan seluruh sistem pesawat berfungsi dengan baik serta memenuhi standar keselamatan penerbangan yang berlaku.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Yahukimo, Darius Kobak, S.Pd., M.T., mengatakan bahwa seluruh pihak terkait terus melakukan koordinasi intensif guna mempercepat proses pemulihan operasional pesawat yang selama ini melayani rute Dekai.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Trigana Air dan UPBU Wamena untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana. Kehadiran mesin pengganti di Papua merupakan langkah penting dalam percepatan maintenance pesawat PK-YSC agar dapat segera kembali melayani masyarakat Yahukimo,”ujarnya.
Menurut Darius, apabila seluruh tahapan pemasangan dan pengujian berjalan lancar, pesawat PK-YSC ditargetkan sudah dinyatakan serviceable atau laik operasi pada Minggu (21/6/2026).
“Setelah dinyatakan laik operasi, pesawat ini direncanakan kembali melayani jadwal penerbangan menuju dan dari Dekai pada Senin, 22 Juni 2026. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai target sehingga pelayanan transportasi udara bagi masyarakat dapat kembali normal,” tambahnya.
Kembalinya operasional pesawat PK-YSC diharapkan mampu menjawab kebutuhan transportasi udara masyarakat, pelajar, mahasiswa, aparatur pemerintah, serta mendukung distribusi logistik dan pelayanan publik yang dalam beberapa hari terakhir mengalami keterbatasan akibat gangguan operasional pesawat tersebut.
Station Manager Trigana Air Dekai, Gunarjanto HK, menyampaikan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam proses maintenance yang sedang berlangsung.
“Seluruh tahapan perbaikan dilakukan sesuai prosedur dan standar keselamatan penerbangan. Kami ingin memastikan pesawat benar-benar siap dan aman sebelum kembali beroperasi melayani penumpang,” katanya.
Proses percepatan penanganan dan pemulihan operasional pesawat ini turut dipantau oleh sejumlah pihak, di antaranya Liency Petronellydari Trigana Air, Gunarjanto HK selaku Station Manager Dekai, Darius Kobak, S.Pd., M.T. selaku Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Yahukimo, serta Deddy Irawan selaku Kasi Jasa dan Kerja Sama UPBU.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya percepatan maintenance pesawat PK-YSC dan berharap layanan penerbangan menuju Dekai dapat kembali berjalan normal guna mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Maintenance Pesawat Trigana Air PK-YSC Capai Tahap Akhir, Siap Kembali Layani Rute Dekai Mulai Senin











