Yahukimo – Lapbiru.com
Pemerintah Kabupaten Yahukimo memberikan dukungan penuh terhadap perluasan pelayanan gereja melalui peletakan batu pertama pembangunan Kantor Klasis Persiapan Mek Kosarek. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP., pada Selasa, 17 Februari 2026.
Pembangunan kantor ini merupakan tindak lanjut strategis dari hasil keputusan Rapat Kerja (Raker) Sinode GKI di Tanah Papua tahun ini. Klasis Mek Kosarek terpilih menjadi satu-satunya calon klasis yang disetujui untuk dipersiapkan dari dua usulan yang diajukan oleh Klasis Yalimo Angguruk.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Esau Miram menyatakan bahwa kehadiran klasis baru ini adalah jawaban atas pergumulan panjang jemaat dan para pelayan Tuhan yang selama ini menghadapi tantangan geografis yang berat.
“Kami sangat bersyukur karena kehadiran klasis ini menjawab kerinduan para pelayan yang selama ini melakukan pelayanan dengan berjalan kaki satu hingga dua hari melintasi gunung dan lembah untuk menjangkau jemaat. Dengan adanya kantor klasis di Kosarek, pelayanan akan menjadi jauh lebih dekat dan efektif,” ujar Esau Miram.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa pembangunan fisik kantor ini harus diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun. Hal ini merupakan syarat administratif mutlak agar Klasis Mek Kosarek dapat ditingkatkan statusnya menjadi klasis definitif pada Sidang Sinode GKI tahun 2027 mendatang.
“Saya meminta dukungan penuh dari jemaat di 13 kampung, para kepala kampung, serta seluruh kader terbaik kita, baik di birokrasi maupun politik. Kita harus bersatu agar dalam satu tahun ini kantor bakal klasis ini bisa berdiri tegak,” tegas Esau Miram.
Secara geografis, Kosarek memiliki posisi strategis karena merupakan wilayah pelayanan GKI di Tanah Papua yang berbatasan langsung dengan wilayah pelayanan Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP). Kehadiran klasis ini dinilai sebagai langkah nyata dalam perluasan pemberitaan Injil dan penguatan pelayanan kerohanian di wilayah pegunungan Yahukimo.
Acara peletakan batu pertama ini juga dilakukan oleh Ketua BPS GKI Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, Ketua Klasis Yalimo Angguruk, Pdt. Isak Hasegem, perwakilan DPRK Yahukimo, Yafet Saram, serta perwakilan dari Litbang Sinode GKI di Tanah Papua.
Klasis Persiapan Mek Kosarek nantinya akan menaungi 17 jemaat di 13 kampung yang berada di wilayah Lingkungan 5 dan Lingkungan 8 Kosarek. Pemerintah berharap panitia yang telah diteguhkan dapat bekerja cepat melengkapi persyaratan administrasi dan fisik tepat waktu demi efektivitas pembinaan spiritualitas masyarakat.











