SUMOHAI – Lapbiru.com
Pemerintah Kabupaten Yahukimo mulai membenahi pengelolaan Hotel Yahukimo. Langkah ini dilakukan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperbaiki layanan akomodasi di wilayah tersebut.
Pembahasan itu dipimpin langsung Sekretaris Daerah Yahukimo Redison Manurung dalam rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah di Ruang Rapat Bupati Yahukimo, Senin (9/3/2026).
Menurut Redison, hotel milik pemerintah daerah sebenarnya sudah memiliki bangunan yang cukup representatif. Masalahnya, pengelolaannya belum berjalan secara profesional.
“Ke depan kegiatan pemerintah akan semakin banyak. Kalau akomodasi tidak memadai, kita juga akan kesulitan menerima tamu dari provinsi maupun pusat,” kata Redison.
Ia menegaskan, Hotel Yahukimo harus dikelola dengan sistem yang lebih jelas agar mampu memberi kontribusi nyata bagi PAD daerah.
“Secara fisik hotelnya sudah ada. Tapi manajemennya harus dibenahi. Kita ingin hotel ini benar-benar menghasilkan pendapatan untuk daerah,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Redison meminta sejumlah OPD terkait seperti Bagian Hukum, Dinas Pariwisata, dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP mengkaji skema kerja sama pengelolaan hotel.
Fokus utama pembahasan adalah penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dinilai bisa menjadi dasar hukum pengelolaan hotel secara profesional.
“Saya minta kita bedah khusus PKS. Kita cari bentuk kerja sama yang paling menguntungkan daerah. Jangan terus bergantung pada dana dari pusat,” tegasnya.
Di sisi lain, kondisi fasilitas hotel juga menjadi perhatian serius. Dalam rapat itu terungkap sebagian perabot dan perlengkapan hotel sudah tidak layak digunakan.
Kepala Dinas Pariwisata Yahukimo Rini Patiung menyebut banyak fasilitas hotel sudah berumur lama dan sering dikeluhkan tamu.
“Pengadaan terakhir sekitar tahun 2016. Banyak AC dan spring bed yang sudah rusak. Tamu sering menyampaikan keluhan,” jelas Rini.
Ia menilai peremajaan fasilitas menjadi langkah penting jika pemerintah ingin mengoptimalkan operasional hotel.
Selain itu, ada pula bangunan yang sebelumnya direncanakan sebagai lobi hotel namun hingga kini belum selesai dibangun sehingga belum dapat difungsikan.
Pemerintah daerah berharap pembahasan ini segera menghasilkan draf kerja sama yang jelas. Dengan manajemen yang lebih profesional dan fasilitas yang diperbaiki, Hotel Yahukimo diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.











