JAYAPURA, Lapbiru.com – Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Papua resmi terbentuk. Kehadiran wadah ini langsung mendapat apresiasi dari Juru Bicara Gubernur Papua, Dr. Muhammad Rifai Darus.SH.MH
Menurut Rifai, forum tersebut bukan sekadar simbol profesionalisme insan pers, tetapi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kejernihan informasi di Tanah Papua.
“Pers tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tapi juga jembatan informasi bagi masyarakat. Di situ ada tanggung jawab besar untuk menjaga nalar publik tetap sehat,” kata Rifai kepada wartawan, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan, arus informasi yang berkembang saat ini menuntut kehadiran pers yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan menenangkan.
“Kita ingin Papua maju. Tapi kemajuan itu harus ditopang informasi yang benar, yang menyejukkan bukan yang membingungkan, apalagi memecah belah,” ujarnya.
Rifai juga menyoroti pentingnya menjaga independensi pers. Namun, ia mengingatkan bahwa independensi bukan berarti harus menjaga jarak secara kaku dengan pemerintah.
“Independensi itu fondasi kepercayaan. Justru dengan itu, hubungan antara pemerintah, pers, dan masyarakat bisa terbangun secara sehat,” tegasnya.
Ia menggambarkan ketiganya sebagai satu ekosistem yang saling terkait. Jika salah satu tidak berjalan dengan baik, maka stabilitas informasi publik ikut terdampak.
“Kalau satu pilar lemah dalam menyajikan fakta, maka yang terganggu bukan hanya informasi, tapi juga kepercayaan publik,” katanya.
Rifai berharap Forum Pimred Papua dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif dan mencerahkan, sekaligus memperkuat kualitas pemberitaan di daerah.
“Papua tidak cukup hanya terdengar baik. Papua harus dipahami dengan benar. Dari situ kepercayaan akan tumbuh, dan masa depan bisa kita bangun bersama,” pungkasnya.











