JAYAPURA, Lapbiru.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua resmi menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di sembilan kabupaten/kota.
Penutupan rangkaian Muscab wilayah Saireri, meliputi Kabupaten Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Supiori, Di Marlin Cafe Dan Resto Kota Jayapura, Minggu (28/6/2026).
Muscab yang digelar di Marlin Cafe and Resto itu menghasilkan pembentukan tim formatur di empat kabupaten. Tim tersebut diberi mandat selama tujuh hari untuk menyusun struktur kepengurusan DPC PPP di masing-masing daerah.
Kegiatan mengusung tema “Merawat Persatuan dan Merawat Umat”. Hadir dalam Muscab tersebut Plt Ketua DPC PPP Kabupaten Biak Numfor, Plt Ketua DPC PPP Kabupaten Kepulauan Yapen, Plt Ketua DPC PPP Kabupaten Waropen, Ketua DPC PPP Kabupaten Supiori, serta anggota DPRK dari PPP se-Wilayah Saireri.
Ketua DPW PPP Papua, Haji Mursidin, mengatakan selesainya Muscab di wilayah Saireri menandai berakhirnya seluruh rangkaian Muscab PPP di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua.
“Persatuan adalah modal utama PPP. Karena itu kami mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan, menghargai setiap perbedaan pendapat, dan memperkuat komunikasi antarpengurus hingga ke tingkat ranting,” kata Haji Mursidin.
Ia menegaskan, PPP harus terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu. Menurutnya, pelayanan kepada umat perlu diwujudkan melalui kegiatan sosial, pembinaan keagamaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pendampingan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“PPP ingin menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat setiap saat, bukan hanya hadir ketika pesta demokrasi,” ujarnya.
Dalam arahannya, Haji Mursidin juga menginstruksikan seluruh kader PPP di wilayah Saireri agar menjaga kekompakan dan terus membesarkan partai di daerah masing-masing.
Rangkaian Muscab berlangsung aman, tertib, dan lancar. DPW PPP Papua berharap tim formatur dapat menyelesaikan penyusunan kepengurusan sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan sehingga roda organisasi di empat kabupaten dapat segera berjalan efektif.











