Banjarmasin – Lapbiru.com
Laga panas Barito Putera melawan Persipura Jayapura di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (17/1), mendapat perhatian khusus.
Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri tampak hadir langsung di tribun, menyaksikan duel krusial dua tim besar yang berebut posisi puncak klasemen Grup Timur Championship 2025/2026.
Kehadiran Fakhiri bukan sekadar formalitas. Di stadion itu, ia seperti kembali ke masa lalu.
Fakhiri dikenal pernah merumput sebagai pemain Perseban Banjarmasin pada masa mudanya. Kenangan itulah yang memberi nuansa berbeda pada dukungannya malam itu.
“Stadion ini punya cerita sendiri bagi saya. Sepak bola bukan hanya soal menang-kalah, tapi tentang kebersamaan dan persaudaraan,” ujar Fakhiri kepada awak media usai pertandingan.
Di atas lapangan, pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Persipura tampil agresif dan berhasil memecah kebuntuan lebih dulu.
Matheus Vieira da Silva mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-31, membuat pendukung Barito terdiam sejenak.
Namun Barito Putera tidak tinggal diam. Bermain di hadapan publik sendiri, tim Laskar Antasari terus menekan. Upaya itu berbuah hasil pada menit ke-60. Alexsandro dos Santos Perreira sukses menyamakan kedudukan. Stadion kembali bergemuruh.
Skor 1–1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil imbang ini membuat persaingan di papan atas Grup Timur tetap panas. Barito gagal menjauh, Persipura pun belum mampu menggeser posisi lawan.
Bagi Persipura, laga ini bukan hanya soal poin. Kehadiran Gubernur Papua di stadion dinilai menjadi suntikan moral tersendiri bagi tim berjuluk Mutiara Hitam itu.
Klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut kembali menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan di jalur juara.
Fakhiri sendiri berharap momentum sepak bola terus dijaga.
“Sepak bola bisa jadi jembatan antardaerah. Dari Papua sampai Kalimantan, kita disatukan oleh olahraga,” katanya.
Big match berakhir tanpa pemenang. Tapi malam itu, Stadion 17 Mei menyimpan lebih dari sekadar hasil pertandingan ada nostalgia, rivalitas, dan pesan persatuan yang ikut bergulir bersama bola.











