Ibadah Awal Bulan, Bupati Ajak ASN Jangan Takut dan Peduli Korban Longsor

banner 468x60

YAHUKIMO – Lapbiru.com
Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar Ibadah Awal Bulan, Senin (2/3/2026), di Gereja GIDI Evanhastia Dekai. Lebih dari 600 ASN hadir. Suasana berlangsung khidmat, namun penuh semangat.

Ibadah dipimpin Anthon Katobba Mapandin, M.Div dari Perkantas Surabaya. Firman Tuhan diambil dari Matius 14:22–33 tentang Yesus berjalan di atas air.

Dalam khotbahnya, Anthon mengingatkan ASN agar tidak gentar menghadapi situasi apa pun.

“Gelombang pasti ada. Tapi kalau fokus kita ke Tuhan, kita tidak akan tenggelam,” ujarnya dari mimbar.

Ia menekankan iman harus lebih besar dari rasa takut. “Jangan lihat ombaknya. Lihat Tuhan yang memanggil kita berjalan,” katanya.

Hadir dalam ibadah itu Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, SH., MH, Wakil Bupati Esau Miram, S.IP, Asisten II, para pimpinan OPD, Ketua TP PKK, dan ratusan ASN.

Dalam sambutannya, Bupati Didimus memberi apresiasi kepada majelis dan seluruh pelayan ibadah.

“Kalau tidak latihan, tidak boleh melayani. Kita harus kasih yang terbaik untuk Tuhan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelayanan bukan soal tampil, tapi soal kesiapan.

“Kalau hati Tuhan bergembira, kita tidak akan kekurangan,” ucapnya.

Didimus juga menyinggung kedisiplinan latihan. Ia meminta pelayan ibadah mempersiapkan diri minimal dua sampai tiga hari sebelum pelayanan.

“Jangan dadakan. Ibadah itu harus tertata,” katanya.

Soal persembahan, ia mengingatkan agar dilakukan dengan tertib.

“Kita pakai amplop. Itu bentuk hormat kita,” ujarnya.

Bupati turut memuji keterlibatan anak muda dan para senior dalam pujian.

“Anak-anak muda punya bakat, silakan tampil. Tapi jaga irama. Jangan sampai ibadah jadi kacau,” katanya disambut anggukan jemaat.

Ia juga menyinggung ibadah yang sebelumnya digelar TP PKK. Menurutnya, banyak talenta terpendam yang muncul, termasuk penggunaan bahasa daerah dalam pujian.

“Itu bagus. Kita angkat potensi kita sendiri,” ujarnya.

Di bagian akhir sambutan, Bupati berbicara soal kondisi terkini. Ia meminta ASN tetap tenang di tengah berbagai dinamika.

“Jangan gampang takut. Jangan panik. Jangan stres,” katanya tegas.

Ia juga mengingatkan soal media sosial dan grup WhatsApp.

“Kalau grup isinya cuma menakut-nakuti dan bikin stres, lebih baik keluar,” ujarnya, disambut tawa ringan hadirin.
“Kita perbanyak pemberani, perkecil penakut.”

Momentum ibadah itu juga dipakai untuk menyampaikan kabar duka dari Distrik Panggoli. Longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIT. Sebanyak 75 rumah dilaporkan tertimbun.

“Saudara-saudara kita kehilangan rumah,” kata Bupati.

Pemkab, lanjutnya, sudah mengambil alih penanganan utama. Sebanyak 73 honai akan dibangun kembali. Pemuda dari Dekai dan Wamena dikerahkan membantu.

Namun ia meminta ASN ikut ambil bagian.

“Kita kumpul pakaian layak pakai. Jangan pakaian dinas,” ujarnya, lagi-lagi disambut tawa.

Ia menegaskan bantuan bersifat sukarela.

“Ini bukan paksaan. Yang besar-besar pemerintah sudah tangani. Yang kecil-kecil kita bisa tolong,” katanya.

Bantuan akan dikoordinasikan Asisten II bersama majelis ibadah.

Ibadah awal bulan itu bukan sekadar rutinitas. Pesannya jelas. ASN diminta tetap beriman, tidak mudah goyah, dan hadir untuk masyarakat saat dibutuhkan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *