DEKAI, Lapbiru.com – Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, meresmikan Aula Lani Kantor Klasis Nalca, Senin (4/5/2026). Peresmian itu menandai hadirnya fasilitas baru bagi jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di wilayah Nalca.
Ibadah syukur berlangsung khidmat. Jemaat dari sejumlah distrik hadir. Mereka memenuhi lokasi kegiatan sejak pagi.
Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Esau Miram. Setelah itu, pintu Kantor Klasis Nalca dibuka bersama pimpinan gereja. Gedung langsung dinyatakan siap dipakai untuk pelayanan.
Tema yang diangkat, “Membangun Rumah Tuhan dengan Iman dan Kasih”, merujuk Mazmur 127:1. Pesan itu menekankan pentingnya peran Tuhan dalam setiap pekerjaan.
Esau Miram menegaskan, gedung tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Ia menyebutnya sebagai pusat pembinaan iman masyarakat.
“Kami berharap gedung ini dipakai untuk hal-hal yang membawa kebaikan. Tempat membina umat agar hidup takut akan Tuhan,” ujar Esau.
Wakil Presiden GIDI, Pdt. Reinhard Ohee, juga hadir. Ia menyebut pembangunan ini sebagai bukti pertumbuhan iman jemaat di Yahukimo.
“Ini bukan kerja singkat. Ini hasil perjalanan panjang jemaat selama puluhan tahun,” katanya.
Anggota DPRK Yahukimo, Alber Nawa, ikut menyampaikan kebanggaannya. Ia merupakan putra asli Distrik Nalca.
“Ini bukti kalau kita bersatu, pelayanan bisa maju. Masyarakat juga ikut merasakan dampaknya,” ucap Alber.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas tersebut. Terutama untuk pembinaan generasi muda di wilayah Nalca.
Ketua panitia pembangunan, Olmek Nawa, menjelaskan proses pembangunan tidak mudah. Butuh waktu panjang dan kerja bersama jemaat dari lima distrik di bawah Klasis Nalca.
“Semua terlibat. Ini hasil gotong royong jemaat,” ujarnya.
Peresmian ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 50 tahun masuknya Injil di Nalca. Perayaan Yubileum Emas itu dijadwalkan berlangsung pada 28 Mei 2026.
Pemerintah daerah dan pimpinan gereja mengajak masyarakat menjaga kebersamaan. Mereka ingin momentum itu menjadi penguat persatuan warga di Yahukimo.











