Panen Jagung 30 Ton di Keerom, Fakhiri Dorong Papua Mandiri Pangan

banner 468x60

KEEROM — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri turun langsung ke Kampung Sanggaria, Arso 1, Kabupaten Keerom, Kamis (30/4/2026). Ia menghadiri panen raya jagung nasional yang menghasilkan puluhan ton dari lahan warga.

Panen kali ini tak kecil. Dari sekitar 6 hektare lahan, produksi jagung tembus 30 ton. Angka itu jadi sorotan pemerintah daerah sebagai bukti potensi pertanian Papua masih terbuka lebar.

Fakhiri menyebut jagung sebagai komoditas strategis. Menurutnya, sektor ini bisa jadi penopang ekonomi masyarakat jika dikelola serius dan berkelanjutan.

“Hasil panen kali ini sekitar 30 ton dari 6 hektare. Ini bukti kalau pertanian kita punya potensi besar,” kata Fakhiri di lokasi panen.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi akan terus mendorong produksi pangan lokal. Targetnya jelas: Papua tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar.

“Papua harus bisa mandiri pangan. Bahkan ke depan kita dorong bisa ikut menyuplai kebutuhan nasional,” ujarnya.

Di lapangan, pemerintah juga mengklaim terus mendampingi petani. Bantuan diberikan mulai dari alat dan sarana produksi, pendampingan teknis, hingga membuka akses pasar.

Langkah itu diharapkan membuat hasil panen petani tidak lagi terbuang percuma. Harga tetap terjaga, distribusi lancar.

Fakhiri berharap panen raya ini jadi pemicu semangat. Ia ingin sektor pertanian benar-benar jadi tulang punggung ekonomi Papua, bukan sekadar program sesaat.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60