JAYAPURA, Lapbiru.com – Kabupaten Jayapura keluar sebagai juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua 2026 yang berakhir di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Sabtu (20/6/2026). Gelar tersebut diraih setelah kontingen Kabupaten Jayapura mengoleksi 15 medali emas, 3 perak, dan 11 perunggu.
Keberhasilan itu mengantarkan Kabupaten Jayapura menjadi kontingen terbaik sekaligus membawa pulang trofi juara umum, piagam penghargaan, dan uang pembinaan.
Hasil akhir perolehan medali diumumkan Ketua Panitia Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026, Natir D. Renyaan, dalam upacara penutupan.
“Juara umum pertama pada Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua Tahun 2026 diraih oleh Kabupaten Jayapura,” kata Natir.
Persaingan menuju gelar juara umum berlangsung ketat hingga hari terakhir pertandingan. Kabupaten Keerom menempati posisi kedua dengan raihan 14 medali emas, 7 perak, dan 11 perunggu.
Sementara itu, Kota Jayapura berada di peringkat ketiga setelah mengumpulkan 12 emas, 13 perak, dan 7 perunggu.
Kabupaten Kepulauan Yapen berada di posisi berikutnya dengan 9 emas, 14 perak, dan 11 perunggu. Disusul Kabupaten Biak Numfor dengan 4 emas, 6 perak, dan 5 perunggu, Kabupaten Waropen dengan 2 emas, 8 perak, dan 1 perunggu, serta Kabupaten Sarmi dengan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Natir mengapresiasi seluruh atlet yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kejuaraan berlangsung. Menurutnya, semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta menjadi modal penting bagi perkembangan atletik Papua ke depan.
Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas dengan hasil yang diraih.
“Bagi yang belum meraih juara, jadikan ini evaluasi dan pengalaman untuk berlatih lebih keras. Kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda,” ujarnya.
Penutupan Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026 turut dihadiri Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri( MDF). Dalam sambutannya, MDF menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi PASI Papua, panitia pelaksana, sponsor, pelatih, ofisial, juri, dan seluruh pihak yang terlibat menyukseskan kejuaraan tersebut.
Menurutnya, suksesnya pelaksanaan kejuaraan menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kerja keras mampu menghadirkan ajang olahraga yang berkualitas.
“Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan hari ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama mampu menghadirkan sebuah ajang olahraga yang berkualitas dan membanggakan,” ujarnya.
MDFmenegaskan bahwa Kejurda Atletik bukan sekadar ajang perebutan medali. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mempererat persaudaraan generasi muda Papua.
Selama beberapa hari pertandingan berlangsung, atlet-atlet dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang tinggi di setiap nomor yang dipertandingkan.
Menurutnya, atletik merupakan fondasi utama bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi karena membentuk kemampuan dasar seperti kecepatan, kekuatan, daya tahan, serta mental juara.
Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar Papua mampu melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Papua yang unggul dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia berharap para atlet yang tampil menonjol selama kejuaraan dapat terus dibina dan dipersiapkan menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“Penutupan kejuaraan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar. Saya berharap para atlet yang telah menunjukkan potensinya dapat terus dibina sehingga mampu mengharumkan nama Papua dan Indonesia di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026 resmi ditutup dengan lahirnya sejumlah atlet potensial dari berbagai daerah. Hasil kejuaraan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pijakan awal dalam menyiapkan atlet-atlet Papua menuju berbagai ajang nasional dan internasional.











