Jayapura, – Enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Dobonsolo dan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, menjadi saksi kemenangan mutlak pasangan Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (MARI-YO). Data sementara menunjukkan pasangan nomor urut 2 itu mendulang suara secara telak, mengalahkan pasangan no urut 1 BTM–CK.
Kemenangan ini tidak datang begitu saja. Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jayapura, Muhammad Akbar, menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja politik terukur yang dijalankan sejak awal kampanye.
“Koalisi bekerja dengan strategi yang tepat. Kami tahu medan dan kami tahu warga. Di TPS yang kami kawal langsung, hasilnya maksimal,” kata Akbar kepada Media , kamis (7/8).
Data Lengkap Kemenangan
Berikut adalah hasil perolehan suara di enam TPS yang disebut menjadi basis pengawalan langsung PPP:
TPS 01 Dobonsolo (Pasar Lama Sentani)
MDF–AR: 350 suara
BTM–CK: 29 suara
TPS 02 Dobonsolo (Pasar Lama Sentani)
MDF–AR: 346 suara
BTM–CK: 22 suara
TPS 04 Hinekombe (Pasar Lama Sentani)
MDF–AR: 141 suara
BTM–CK: 59 suara
TPS 06 Hinekombe (Pasar Lama Sentani)
MDF–AR: 111 suara
BTM–CK: 56 suara
TPS 07 Hinekombe (Pasar Lama Sentani)
MDF–AR: 222 suara
BTM–CK: 24 suara
TPS 08 Hinekombe (Pasar Lama Sentani)
MDF–AR: 208 suara
BTM–CK: 42 suara
Jika dijumlahkan, MDF–AR mengantongi 1.378 suara, sementara BTM–CK hanya memperoleh 232 suara dari enam TPS tersebut.
Mengapa Sentani Menjadi Kunci?
Dobonsolo dan Hinekombe merupakan dua kelurahan padat penduduk dan menjadi pusat ekonomi mikro di Sentani. Dalam Pilgub ulang ini, keduanya masuk dalam daftar wilayah prioritas pengawalan suara oleh koalisi MDF–AR. PPP sebagai partai Islam yang tergabung dalam koalisi menyasar pemilih kelas menengah pedagang pasar, tokoh-tokoh lokal, dan jaringan komunitas berbasis RT-RW.
Menurutnya, keberhasilan MARI-YO di TPS ini menunjukkan kekuatan pengorganisiran di akar rumput. “Ini bukan sekadar soal elektabilitas kandidat. Ini menunjukkan efektivitas kerja mesin partai di lapangan,” katanya.
Koalisi MDF–AR selama kampanye mengusung narasi persatuan Papua yang dibingkai dalam semangat nasionalisme yang inklusif. PPP mengisi ruang religius dalam narasi ini tanpa menonjolkan identitas keagamaan secara eksklusif.
“Kami buktikan bahwa suara basis PPP di di dua kelurahaan ini bisa diarahkan untuk memperkuat Papua yang damai dan sejuk,” ujar Akbar.
Dengan hasil gemilang ini, PPP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga suara rakyat hingga penghitungan akhir. Mereka juga berharap hasil ini menjadi cerminan untuk wilayah lainnya di Papua yang sedang menjalani PSU.










