JAYAPURA, LAPBIRU.COM – Turnamen domino Marlin Cup I yang digelar di salah satu kafe di Kota Jayapura, Sabtu (2/5/2026), tak sekadar ajang adu strategi. Event ini ikut menggerakkan roda ekonomi pelaku usaha di kota Jayapura.
Ketua PORDI Kota Jayapura, Haji Mustang, turun langsung memantau jalannya turnamen. Ia melihat dampak ekonomi terasa nyata dan melihat antusiasme peserta pada turnamen ini.
“Coba lihat, perputaran dari makanan, kopi, sampai snack itu jalan semua. Peserta Gardu datang, banyak juga yang bawa keluarga. Jadi bukan hanya bertanding, tapi sekalian rekreasi,” ujarnya di lokasi.
Turnamen yang melibatkan ratusan gardu ini digelar oleh Cafe dan Resto Marlin. Mereka menyiapkan tempat sekaligus mendukung penuh jalannya pertandingan.
Diakuinya, Jumlah tim Gardu yang merupakan anggota Pordi Kota Jayapura juga terus meningkat. Jika sebelumnya hanya sekitar 60 gardu, kini sudah menembus kisaran 70-an.
“Antusias Gardu tinggi sekali. Ini murni dari tim. Bahkan setiap event besar, kedepan pelaku usaha bisa menyediakan tempat ikut agar perputaran ekonomi dan Dampaknya langsung terasa,” kata Haji Mustang.
Ia menilai, event seperti ini bukan hanya menghidupkan olahraga domino, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru bagi pelaku UMKM.
Ke depan, PORDI Kota Jayapura berencana memberi ruang lebih luas bagi pihak ketiga, termasuk pelaku usaha, untuk menggelar turnamen serupa.
“Kami akan lebih fleksibel. Tidak kaku dengan aturan, dan tidak menghalangi pelaku usaha, supaya gardu-gardu bisa ikut semua. Yang penting tetap jalan dan berkembang,” tegasnya.
Meski begitu, ia mengakui aturan di organisasi tetap ada. Hanya saja, penerapannya dilakukan bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Aturan itu sudah baku. Tapi di masyarakat, kita pelan-pelan menyesuaikan. Supaya semua bisa ikut tanpa merasa dibatasi,” pungkasnya.











