Isu CPNS Ditutup Diluruskan, Pemprov Papua Tegaskan Rekrutmen Tetap Ada tapi Ditata

banner 468x60

JAYAPURA, Lapbiru.com – Pemerintah Provinsi Papua meluruskan kabar yang menyebut penerimaan CPNS ditutup. Informasi itu dinilai keliru dan memicu keresahan masyarakat.

Juru Bicara Gubernur Papua, DR.Muhammad Rifai Darus, SH.MH menegaskan, Gubernur Papua Matius D Fakhiri tidak pernah menghentikan peluang masyarakat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tidak ada kebijakan menutup CPNS. Yang ada penataan jumlah pegawai secara bertahap,” kata Rifai dalam pernyataan resmi, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, langkah itu diambil untuk mengendalikan jumlah ASN agar tetap seimbang dengan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah juga ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Menurut dia, tanpa penataan, peluang menjadi ASN justru bisa makin sempit di masa depan. Karena itu, kebijakan diarahkan agar kesempatan tetap terbuka secara berkelanjutan.

“Ini bukan membatasi, tapi mengatur supaya adil dan terus ada,” ujarnya.

Rifai menambahkan, pemerintah tetap memberi perhatian khusus kepada Orang Asli Papua melalui kebijakan afirmasi dalam kerangka Otonomi Khusus.

Di sisi lain, Pemprov Papua juga membuka peluang kerja di luar jalur ASN. Pemerintah mendorong sektor riil seperti pertanian, perikanan, dan peternakan yang dinilai punya potensi besar di Papua.

Program itu berjalan seiring kebijakan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada penguatan ekonomi produktif.

Tak hanya itu, Pemprov Papua juga memperkuat koordinasi dengan instansi vertikal untuk membenahi manajemen ASN yang sudah ada. Tujuannya agar lebih profesional dan tepat sasaran.

Rifai meminta masyarakat dan media tidak menyederhanakan informasi yang beredar. Ia berharap publik mendapat gambaran utuh agar tidak menimbulkan kegelisahan.

“Kami ajak semua pihak jaga informasi tetap jernih. Papua butuh suasana yang tenang dan saling menguatkan,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak sedang menutup harapan. Justru sebaliknya, peluang kerja sedang diperluas dan ditata agar lebih merata.

“Masa depan Papua bukan hanya soal ASN, tapi juga seberapa luas kesempatan kerja dan kuatnya ekonomi masyarakat,” tutupnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply