Jayapura, – Pasangan Mathius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARI-YO) menegaskan kemenangan mereka dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025 setelah rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota tuntas pada 17 Agustus lalu.
Berdasarkan data pleno resmi KPU di sembilan kabupaten/kota, MARI-YO mengantongi 259.788 suara, unggul tipis atas pasangan Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM–CK) yang meraih 255.642 suara. Selisih kemenangan mencapai 4.146 suara.
“Fakta ini menjadi bukti nyata bahwa rakyat Papua telah memberikan mandatnya secara tulus dan demokratis kepada pasangan MARI-YO untuk memimpin Papua lima tahun ke depan,” ujar juru bicara MARI-YO, Muhammad Rifai Darus, dalam keterangan resmi, Senin (18/8/2025)
Peta suara menunjukkan MARI-YO unggul telak di Kota Jayapura, basis utama pemilih perkotaan, dengan selisih 17.312 suara. Kemenangan juga diraih di Keerom, Kepulauan Yapen, dan Supiori. Sebaliknya, BTM–CK bertahan kuat di Kabupaten Jayapura, Sarmi, Waropen, Biak Numfor, serta Mamberamo Raya.
Kekuatan MARI-YO di wilayah urban disebut-sebut mencerminkan pergeseran pilihan politik generasi muda Papua. “Kemenangan di Kota Jayapura adalah tanda kecerdasan rakyat Papua yang menolak politik lama,” kata seorang pengamat politik lokal menyoroti lemahnya penetrasi BTM–CK di segmen pemilih muda dan terdidik.
Meski mengklaim kemenangan, tim MARI-YO menekankan penghormatan terhadap mekanisme formal KPU Papua. “Kami tetap menunggu penetapan resmi melalui pleno provinsi. Mari rayakan kemenangan ini dengan cara bermartabat, penuh syukur, tanpa meninggalkan siapa pun. Papua cerah, rakyat bahagia,” kata Rifai Darus.
Rilisan itu juga menyampaikan terima kasih kepada pemilih, relawan, serta aparat keamanan yang menjaga jalannya PSU. Ia mengimbau seluruh pihak untuk menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.
Hasil tipis ini menutup babak panjang rivalitas politik antara dua figur kuat Papua. BTM–CK, yang sempat unggul di sejumlah kantong suara, harus mengakui keunggulan MARI-YO setelah suara perkotaan dan wilayah perbatasan menambah pundi kemenangan rivalnya.
Kini, publik menunggu apakah pasangan BTM–CK akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Bila itu terjadi, persaingan politik Papua berpotensi berlanjut di arena hukum. Namun jika tidak, maka 18 Agustus 2025 bisa dikenang sebagai hari ketika rakyat Papua memberi hadiah ulang tahun kemerdekaan RI ke-80 dengan sebuah kemenangan demokrasi.
Rekapitulasi Suara PSU Papua 2025
1. Waropen
BTM–CK : 12.310
MARI-YO : 9.051
BTM unggul 3.259
2. Supiori
BTM–CK : 6.789
MARI-YO : 6.791
MARI-YO unggul 2
3. Keerom
BTM–CK : 15.294
MARI-YO : 24.752
MARI-YO unggul 9.458
4. Kepulauan Yapen
BTM–CK : 28.834
MARI-YO : 29.512
MARI-YO unggul 678
5. Sarmi
BTM–CK : 10.754
MARI-YO : 6.716
BTM unggul 4.038
6. Kabupaten Jayapura
BTM–CK : 44.627
MARI-YO : 38.377
BTM unggul 6.250
7. Kota Jayapura
BTM–CK : 90.728
MARI-YO : 108.040
MARI-YO unggul 17.312
8. Biak Numfor
BTM–CK : 31.889
MARI-YO : 26.223
BTM unggul 5.666
9. Mamberamo Raya
BTM–CK : 14.417
MARI-YO : 10.326
BTM unggul 4.091
Akumulasi Total Suara
BTM–CK : 255.642
MARI-YO : 259.788
Selisih Akhir : MARI-YO unggul 4.146 suara










