PSU Pilgub Papua 2025: MDF Unggul

banner 468x60

Jayapura,– Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2025 mempertemukan kembali dua nama lama dalam kontestasi politik Papua: Matius Derek Fakhiri (MDF) dan Benhur Tomi Mano (BTM). 

Namun, meski nama pesertanya sama, panggung pertarungan kali ini berlangsung di medan yang sepenuhnya berbeda.
Jika pada Pilgub sebelumnya BTM unggul tipis dengan selisih lebih dari 7.000 suara, maka pada PSU kali ini kekuatan MDF justru dinilai lebih solid dan terorganisasi. Perubahan situasi politik, dukungan elite daerah, serta momentum politik yang tak lagi terbagi oleh pilkada serentak, menjadi sejumlah faktor yang mengubah peta kontestasi secara signifikan.
Seperti Diketahui, Kemenangan BTM pada Pilgub sebelumnya ditopang oleh dua kekuatan utama. Pertama, kehadiran Yeremias Bisay mantan Bupati Waropen dua periode yang menjadi calon wakil gubernur. Yeremias dikenal memiliki pengaruh kuat di wilayah pesisir dan dataran rendah Papua bagian timur, serta memainkan peran besar dalam konsolidasi suara di Waropen, Yapen, Sarmi, dan wilayah sekitarnya.
Kedua, Pilgub waktu itu digelar bersamaan dengan Pilkada sembilan kabupaten/kota di Papua. Fokus partai-partai pengusung pun terpecah antara mengurus calon kepala daerah dan calon gubernur. Akibatnya, dukungan politik dan logistik untuk pasangan MDF tidak terfokus secara maksimal.
Medan Berubah, Mesin MDF Lebih Terpusat
Berbeda dengan Pilgub sebelumnya, PSU 2025 berlangsung tanpa adanya gangguan dari pemilihan kepala daerah lainnya. Ini berarti seluruh energi, logistik, dan konsolidasi politik partai bisa diarahkan penuh untuk memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
Konsentrasi penuh ini dimanfaatkan maksimal oleh kubu MDF. Berbagai partai pengusung, relawan, hingga kepala daerah aktif menyatakan dukungan terbuka kepada MDF.
Setidaknya, tujuh kepala daerah kini berada dalam satu barisan mendukung MDF, lima di antaranya berasal dari Partai Golkar, Wali Kota Jayapura,Bupati Biak Numfor, Bupati Supiori, Bupati Mamberamo Raya, Bupati Keerom.
Sedangkan dua kepala daerah lainnya berasal dari Partai Demokrat, Bupati Kabupaten Jayapura,Bupati Kepulauan Yapen.
Di Waropen basis kuat BTM pada Pilgub sebelumnya trennya pun kini berubah. Tokoh-tokoh masyarakat yang dulu solid di belakang Yeremias Bisay kini belum terlihat turun aktif, dan suara publik cenderung terbelah. MDF disebut-sebut unggul tipis dalam konsolidasi lapangan di wilayah tersebut.
Selain dukungan kepala daerah, MDF juga mendapat sokongan penuh dari anggota DPRP dan DPRD kabupaten/kota dari partai pengusung. Tidak seperti sebelumnya, struktur partai kini tidak lagi terpecah konsentrasinya, melainkan bergerak dalam satu komando terpadu untuk mendongkrak suara MDF hingga ke TPS.
Menurut Ketua MDFSQUAD Papua, Husni Difinubun, MDF kini mendapat dukungan politik yang lebih luas dan solid dari akar rumput. “Dulu MDF kalah karena mesin politiknya tersendat di tengah pilkada kabupaten/kota. Sekarang, semua terkonsolidasi rapi. Ini arena yang berbeda,” ujar Husni via Artikelnya yang dikirim via pesan singkat Whatsapp, selasa( 17/6).
Meski MDF mendapat angin segar dalam konsolidasi politik, BTM tetap dianggap sebagai sosok kuat di panggung Papua. Basis loyalisnya di Kota dan Kabupaten Jayapura masih militan. Namun, melemahnya dukungan dari elite seperti Yeremias Bisay, serta pergeseran dukungan kepala daerah ke kubu MDF, membuat posisi BTM lebih sulit dari sebelumnya.
“Pertarungan kali ini lebih berat bagi BTM,” ujar seorang analis politik lokal yang enggan disebutkan namanya. “Tanpa dukungan elite daerah yang kuat dan solid, akan sulit bagi BTM mempertahankan keunggulan suara seperti Pilgub sebelumnya.”
Arah Angin Mulai Berubah
Secara keseluruhan, PSU Pilgub Papua 2025 tampaknya akan menjadi ajang penentuan bagi MDF. Dengan struktur kekuatan yang lebih rapi, partai pengusung yang solid, serta dukungan dari kepala daerah yang luas, peluang kemenangan MDF kini lebih terbuka.
BTM memang bukan lawan mudah. Namun, perubahan konstelasi politik, absennya figur-figur kunci pendukung, serta perubahan arah dukungan dari elite lokal membuat MDF tampil sebagai kandidat yang lebih siap di medan pertarungan kali ini.
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *