JAYAPURA – Lapbiru.com
Alih-alih ramai persaingan, bursa Ketua KADIN Papua justru berakhir sepi. Bukan karena satu kandidat terlalu kuat, tapi karena yang lain tiba-tiba tak muncul.
Penutupan pendaftaran Sabtu (4/4) pukul 16.00 WIT hanya menyisakan satu nama Jacleana Joku. Padahal sejak awal, ada empat orang yang mengambil formulir. Tiga lainnya George Waromi, Deddy Tandean, dan Abdul Kadir tak pernah kembali hingga batas waktu habis.
Apa yang membuat mereka mundur bersamaan. Waktu penjaringan sejak 4 Maret 2026 terbilang longgar. Tapi anehnya, tak satu pun dari tiga kandidat itu menyelesaikan langkah paling dasar mengembalikan berkas.
Ketua SC Muprov VIII KADIN Papua, Nixon Ayomi, memastikan semua berjalan sesuai aturan. Tidak ada tambahan waktu. Semua ditutup tepat pukul 16.00 WIT di Gedung KADIN Papua.
“Dari empat yang ambil formulir, hanya satu yang kembalikan,” katanya.
Namun di lapangan, cerita tak berhenti di situ. Bursa yang biasanya diwarnai tarik-menarik dukungan kini justru sunyi.
Tidak ada dinamika berarti yang terdengar ke publik. Seolah semuanya selesai bahkan sebelum dimulai.
Muprov VIII dijadwalkan 11 April 2026. Dengan kondisi ini, forum itu berpotensi hanya menghadirkan satu calon. Tanpa lawan, tanpa debat visi misi, tanpa pilihan lain.
Panitia masih akan memverifikasi berkas Jacleana. Hasilnya dijanjikan awal pekan depan. Tapi kalau hanya satu nama yang masuk, apa yang sebenarnya diverifikasi kelayakan calon, atau sekadar formalitas prosedur.
Seperti diketahui, Peserta Muprov nanti datang dari delapan kabupaten, satu kota, serta asosiasi pemegang KTA. Persiapan disebut sudah 90 persen. Tinggal penyelesaian teknis.











