Bangun Akses hingga Pegunungan, Gubernur MDF Ajukan 9 Ruas Jalan Strategis ke Menteri PU

banner 468x60

JAKARTA, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) meminta dukungan penuh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan sembilan ruas jalan strategis di Papua. Usulan itu disampaikan usai bertemu Menteri PU Dody Hanggodo di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurut MDF, pembangunan jalan dan jembatan menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut akses ekonomi masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah pegunungan dan kampung-kampung terpencil.

“Konektivitas darat di Papua sangat penting. Kalau jalan terbuka, masyarakat bisa membawa hasil kebun, hasil tangkapan, dan aktivitas ekonomi keluarga akan bergerak. Transportasi masyarakat juga jauh lebih mudah,” kata MDF usai pertemuan.

Ia menjelaskan, jalur darat yang terhubung hingga Papua Pegunungan akan memangkas biaya distribusi sekaligus mempercepat mobilitas warga menuju pusat-pusat ekonomi.

Selain pembangunan jalan, Pemprov Papua juga meminta dukungan percepatan pembangunan sejumlah jembatan yang masih menjadi titik penghambat konektivitas antarwilayah.

Dalam audiensi itu, Pemerintah Provinsi Papua secara resmi mengajukan penanganan sembilan ruas jalan strategis yang dinilai menjadi tulang punggung konektivitas wilayah. Ruas tersebut meliputi Sumberbaba-Dawai di Kabupaten Kepulauan Yapen, Botawa-Koweda-Barapasi di Kabupaten Waropen, Burmeso-Koweda-Barapasi di Kabupaten Mamberamo Raya, Waibron-Depapre dan Warumbaim-Berap-Demta di Kabupaten Jayapura, Waena-Arso V di Kabupaten Keerom, Junction-Wardo di Kabupaten Biak Numfor, Kemiri-Depapre dua jalur di Kabupaten Jayapura, serta ruas Jayapura-Sarmi dua jalur.

MDF juga mendorong pengembangan konektivitas laut yang terintegrasi dengan jaringan jalan. Menurutnya, akses penyeberangan menggunakan kapal ferry akan memperkuat hubungan antardaerah di Papua.

“Kami berharap ada koneksi ferry dari Serui ke Biak, kemudian tersambung lagi ke wilayah lain. Kalau jalur darat dan laut terhubung, masyarakat tidak lagi bergantung pada transportasi udara yang biayanya jauh lebih mahal,” ujarnya.

Ia menilai sistem transportasi yang saling terhubung akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus mempercepat distribusi barang dan jasa di Papua.

MDF mengakui sebagian ruas Trans Papua sebenarnya sudah tembus hingga wilayah Paniai. Namun, penyelesaian sejumlah segmen masih terkendala situasi keamanan di beberapa daerah seperti Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, dan Bioga.

“Kalau kondisi keamanan semakin baik, pembangunan jalan bisa dipercepat. Kami yakin manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

MDF mengatakan Menteri PU menyambut baik usulan Pemerintah Provinsi Papua dan berkomitmen memberi perhatian terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih.

“Kami melihat Pak Menteri punya kepedulian untuk membantu seluruh daerah, termasuk Papua. Mudah-mudahan usulan ini bisa segera ditindaklanjuti sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply