Jayapura – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Papua 2025 menutup babak panjang persaingan politik dengan kemenangan pasangan nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri–Aryoko Rumaropen (MDF–AR). Berdasarkan rekapitulasi resmi KPU di delapan kabupaten/kota, MDF–AR unggul 8.467 suara atas rivalnya, Benhur Tomi Mano–Constan Karma (BTM–CK).
Keunggulan MDF–AR ditopang kemenangan telak di empat daerah strategis. Di Kota Jayapura, mereka mengantongi selisih 17.527 suara, Keerom 9.458 suara, Kepulauan Yapen 678 suara, dan Supiori unggul tipis 2 suara. Sementara BTM–CK hanya mampu mendominasi di Kabupaten Jayapura (6.295 suara), Waropen (3.259 suara), dan Sarmi (4.038 suara).
Hasil Sirekap tingkat distrik menunjukkan Biak memperlebar jarak untuk MDF–AR dengan tambahan selisih 5.606 suara. Dengan demikian, di delapan kabupaten/kota, total suara MDF–AR tetap mengungguli BTM–CK dengan margin 8.467 suara.
Tinggal Kabupaten Mamberamo Raya yang belum final. Data JagaSuara per 15 Agustus 2025 mencatat 111 TPS (90,98%) telah masuk: BTM–CK meraih 12.768 suara (58,55%), MDF–AR 9.038 suara (41,45%), selisih sementara 3.730 suara. Masih tersisa 11 TPS dengan DPT 2.864 pemilih yang akan menentukan angka akhir.
Meski pleno provinsi KPU Papua belum tuntas, arus dukungan dan ucapan selamat mulai mengalir deras di basis pendukung MDF–AR. “Mandat rakyat sudah jelas, tinggal menunggu ketukan palu KPU,” kata seorang tim pemenangan di Jayapura.
Post Views: 34