‎Sekda Yahukimo Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN dalam Apel Pagi

banner 468x60

DEKAI, Lapbiru.com– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Yahukimo, Redison Manurung, S.Pd., M.Si., memimpin langsung apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo pada Senin (15/06/2026).

‎Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, dan evaluasi kinerja sebagai fondasi utama pelayanan publik di Kabupaten Yahukimo.

‎Mengawali arahannya, Redison menekankan bahwa apel bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen vital dalam menjaga koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

‎”Apel merupakan kewajiban yang dilaksanakan setiap Senin dan Kamis. Ini adalah sarana kita membangun komunikasi dan kebersamaan. Kehadiran saudara-saudara di sini adalah indikator nyata kedisiplinan dan memudahkan pimpinan untuk memantau kondisi pegawai,” tegas Redison di hadapan para peserta apel.

‎Sekda juga menyoroti pentingnya internalisasi nilai disiplin sebagai budaya kerja, bukan sekadar respons terhadap tekanan pimpinan. “Disiplin harus menjadi kebutuhan. Bekerjalah dengan rasa tanggung jawab, baik kepada Tuhan maupun kepada diri sendiri. Jangan bekerja hanya karena takut kepada pimpinan,” tambahnya.

‎Terkait pengembangan sumber daya manusia, Redison menginstruksikan seluruh pimpinan OPD untuk melakukan pembinaan berjenjang. Ia secara khusus meminta Dinas Pendidikan memberi perhatian lebih kepada CPNS dan PPPK guru yang merupakan ujung tombak pendidikan generasi muda Yahukimo.

‎ “Kepada para senior, saya minta jadilah mentor bagi pegawai baru agar mereka merasa dihargai dan mampu berkembang secara profesional,” ujar Sekda.

‎Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memberikan atensi keras terhadap isu hukum yang mencoreng integritas ASN. Terkait kasus pencurian beras raskin, Redison memberikan instruksi tegas kepada Inspektorat.

‎”Tidak ada toleransi bagi pelaku pencurian beras raskin. Inspektorat segera lakukan audit investigasi. Jika ada ASN yang terlibat, proses sesuai ketentuan hukum dan disiplin ASN. Kasus ini bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan, jadi baik pelaku maupun penadah wajib diproses hukum. Saat ini kepolisian sudah bergerak dan memasang police line di lokasi,” tegasnya dengan nada serius.

‎Selain masalah disiplin, Sekda menuntut percepatan dalam tata kelola pemerintahan dan keuangan. Ia menekankan bahwa setiap OPD wajib menindaklanjuti hasil temuan pemeriksaan BPK sesuai batas waktu. Pimpinan OPD yang berkinerja baik akan diberi penghargaan, sementara yang berulang kali memiliki temuan akan dievaluasi dan diberikan sanksi.

‎Menjelang penyusunan RKPD tahun 2027, Sekda Redison Manurung meminta seluruh jajaran OPD untuk bekerja komprehensif.

‎ “Manfaatkan forum koordinasi secara maksimal agar perencanaan matang. Bappeda juga saya minta segera menyelenggarakan diklat penyusunan RKA bagi pejabat yang baru menjabat agar selaras dengan visi-misi Bupati dan RPJMD,” pintanya.

‎Di akhir arahan, Sekda juga menyinggung strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia memerintahkan Dinas Perhubungan untuk lebih aktif mengelola potensi sektor pelabuhan dengan regulasi yang transparan guna menutup celah pungutan liar (pungli).

‎”Tim TAPD jangan hanya rapat, tapi segera ambil langkah nyata (action). Kita harus memastikan kinerja meningkat dan pendapatan daerah terus tumbuh demi kemajuan Yahukimo,” pungkasnya.

‎Apel pagi tersebut diakhiri dengan doa bersama, di mana Sekda juga mengingatkan Dinas Pemuda dan Olahraga agar segera mematangkan persiapan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, termasuk kesiapan Paskibraka.


banner 300x250

Related posts

banner 468x60