Sekda Yahukimo Tegaskan Disiplin ASN, Distribusi Beras hingga Penertiban Pasar Pascakebakaran

banner 468x60

YAHUKIMO, Lapbiru.com – Sebanyak 485 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Kamis (3/9/2026). Dalam apel tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo Redison Manurung, S.Pd., M.Si., menyoroti sejumlah persoalan penting, mulai dari disiplin ASN, distribusi beras program ketahanan pangan, keamanan daerah hingga penataan pasar yang terbakar.

Redison yang bertindak sebagai pembina apel meminta seluruh jajaran pemerintahan tidak sekadar hadir dan mengisi absensi. ASN diminta benar-benar menjalankan tugas serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan masing-masing.

Peserta apel terdiri atas para asisten, staf ahli, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.

“Disiplin bukan hanya soal hadir dalam apel. Ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan dan penyelesaian pekerjaan juga menjadi bagian dari tanggung jawab seorang ASN,” tegas Sekda Redison.

Ia meminta setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memperketat pengawasan terhadap kehadiran dan kinerja pegawai.

Menurutnya, pejabat maupun staf tidak boleh hanya menunggu instruksi dari pimpinan. Setiap ASN harus memiliki inisiatif dan mampu menjalankan tugas sesuai kewenangannya.

“Jangan semua pekerjaan menunggu perintah. Setiap orang harus tahu tanggung jawabnya dan bekerja sesuai tugas yang diberikan,” ujarnya.

Selain persoalan kedisiplinan, Sekda Yahukimo juga menyoroti distribusi beras dari program ketahanan pangan pemerintah daerah yang mulai disalurkan kepada masyarakat.

Ia meminta OPD terkait mengawal proses pelansiran dan distribusi agar bantuan tersebut berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Pastikan beras ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai bantuan yang disiapkan pemerintah justru disalahgunakan,” katanya.

Redison juga mengingatkan setiap OPD agar mampu menyelesaikan persoalan di lingkungan kerjanya masing-masing. Tidak semua masalah, kata dia, harus dibebankan kepada pimpinan daerah.

Koordinasi antar-OPD diminta diperkuat agar pelayanan pemerintahan kepada masyarakat tidak tersendat.

“Setiap pimpinan harus mampu mengkoordinasikan staf dan mencari solusi sesuai kewenangannya. Kalau semua persoalan dibawa ke pimpinan daerah, pemerintahan tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.

Dalam apel itu, Redison turut mengajak seluruh ASN menjaga situasi Kabupaten Yahukimo tetap aman dan kondusif.

ASN diminta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebaliknya, mereka harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga ketertiban.

Pemerintah Kabupaten Yahukimo juga mulai memberi perhatian serius terhadap penataan kembali area pasar yang sebelumnya mengalami kebakaran.

Lokasi tersebut akan ditata untuk mendukung rencana pembangunan pasar masyarakat yang lebih baik dan modern.

Ia menegaskan, tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan situasi pascakebakaran untuk membangun kembali secara ilegal atau mempertahankan kepentingan pribadi.

OPD terkait, terutama Perindagkop dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), diminta segera turun ke lapangan melakukan peninjauan sekaligus penertiban.

Pemerintah daerah juga mempertimbangkan penerbitan surat edaran atau imbauan kepada masyarakat terkait penataan kawasan pasar tersebut.

Masalah keamanan turut menjadi perhatian. Sistem pengamanan lingkungan akan diperkuat melalui peningkatan peran pengamanan swakarsa atau Pam Swakarsa.

Pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat dan warga diminta membangun kerja sama untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun kejadian luar biasa.

“Keamanan bukan hanya tugas aparat. Semua elemen masyarakat harus ikut menjaga daerah ini agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam arahannya, Sekda Yahukimo juga meminta seluruh OPD mendukung pelaksanaan Doa dan Puasa Se-Tanah Papua.

Setiap OPD diminta mengirimkan sedikitnya lima orang perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun kedamaian dan keamanan di Papua, khususnya Kabupaten Yahukimo.

Menutup arahannya, Sekda Redison mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk tetap bekerja dengan semangat kebersamaan, pelayanan dan tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur serta mengandalkan Tuhan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Yahukimo.

“Berbagai tantangan yang kita hadapi harus dijawab dengan kerja, persatuan dan doa. Mari bersama-sama membangun Yahukimo dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply