YAHUKIMO, Lapbiru.com – Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Kamis (30/7/2026). Dalam arahannya, Esau menyoroti masih rendahnya tingkat kehadiran sejumlah ASN sekaligus meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026.
Apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Yahukimo itu diikuti Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.
Esau mengatakan masih ada pegawai yang tidak mengikuti apel maupun tidak hadir di kantor. Kondisi itu dinilai tidak boleh terus dibiarkan karena disiplin menjadi kewajiban dasar setiap ASN.
“Mari kita syukuri kesempatan menjadi ASN dengan menunjukkan disiplin. Kehadiran di apel dan di kantor adalah bentuk tanggung jawab kita kepada pemerintah dan masyarakat,” tegas Esau.
Ia menambahkan, data absensi akan menjadi salah satu dasar dalam menilai kehadiran dan kinerja pegawai. ASN yang disiplin,harus mendapat penilaian yang berbeda dengan pegawai yang sering mengabaikan kewajiban.
“Jangan samakan pegawai yang rajin dengan yang tidak pernah hadir. Penegakan disiplin harus dilakukan secara adil agar menjadi motivasi bagi ASN yang bekerja dengan baik,” ujarnya.
Selain disiplin, Esau juga menjelaskan distribusi beras untuk ASN masih menunggu kondisi debit air sungai. Jika ketinggian air meningkat, kapal pengangkut dari Timika maupun Merauke dapat segera masuk sehingga penyaluran beras bisa dipercepat.
“Kami berharap semua bersabar dan mendoakan agar distribusi berjalan lancar,” katanya.
Dalam arahannya, Wabup juga mengingatkan seluruh ASN untuk mematuhi jalur koordinasi di lingkungan pemerintahan. Setiap urusan kedinasan diminta disampaikan sesuai struktur organisasi, mulai dari kepala OPD, sekretaris, asisten, Sekda hingga kepala daerah.
Ia menilai budaya kerja yang tertib dan menghormati hierarki organisasi menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang profesional.
Esau turut meminta seluruh ASN meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan yang berkembang di Kabupaten Yahukimo. Pegawai diminta berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika melintasi kawasan yang dianggap rawan, serta menjaga sikap agar tidak memicu persoalan yang dapat mengganggu keamanan.
Memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026, seluruh pimpinan OPD juga diminta mempercepat pelaksanaan program dan memperkuat pengawasan terhadap kegiatan, terutama pekerjaan fisik. Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar seluruh target dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Di bidang administrasi, Esau mengingatkan setiap perangkat daerah untuk disiplin menyampaikan laporan melalui sistem pemerintahan berbasis digital. Menurutnya, keterlambatan pelaporan dapat berdampak pada proses penganggaran dan pelaksanaan program pada tahun berikutnya.
Pada akhir arahannya, Esau menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD, khususnya pengelola Dana Otonomi Khusus (Otsus), atas kinerja pelaporan yang dinilai baik. Berkat ketepatan pelaporan tersebut, Kabupaten Yahukimo menjadi salah satu daerah dengan penyaluran Dana Otsus tercepat di Provinsi Papua Pegunungan maupun di Tanah Papua.
“Prestasi ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahap penyaluran berikutnya,” pungkasnya.











