Kemenangan MDF–AR di Kota Jayapura adalah Tanda Kecerdasan Rakyat Papua

banner 468x60

Jayapura, – Pada momentum sakral 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, rakyat Papua mempersembahkan hadiah istimewa bagi Ibu Pertiwi kemenangan demokrasi. Hadiah itu berupa terpilihnya Matius D. Fakhiri (MDF) dan Aryoko A.F. Rumaropen (AR) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030 melalui Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Kemenangan MDF–AR di Kota Jayapura bukan sekadar angka dalam kotak suara. ” Ini adalah pesan politik yang tegas rakyat Papua semakin cerdas, tak mudah lagi terbuai janji kosong atau terjebak dalam politik kepentingan sempit,” terangnya.
Menurut Mote, Kota Jayapura selama ini dikenal sebagai barometer politik Papua. Di kota ini, Benhur Tomi Mano (BTM) dua kali menjabat wali kota dan membangun basis politiknya. Namun dalam PSU kali ini, masyarakat justru menolak sang mantan pemimpin.
Berdasarkan dokumen resmi Form D Hasil Kabko-Ulang-KWK, hasil suara menunjukkan dominasi MDF–AR di seluruh distrik Kota Jayapura:
Jayapura Utara:
MDF–AR: 29.617
BTM–CK: 20.982
Selisih: +8.635
Jayapura Selatan:
MDF–AR: 25.922
BTM–CK: 19.574
Selisih: +6.348
Abepura:
MDF–AR: 32.442
BTM–CK: 31.609
Selisih: +833
Muara Tami:
MDF–AR: 5.217
BTM–CK: 4.476
Selisih: +741
Heram:
MDF–AR: 14.842
BTM–CK: 14.087
Selisih: +755
Jika dijumlahkan, MDF–AR meraih 108.040 suara, sedangkan BTM–CK hanya 90.728 suara. Selisih 17.312 suara ini menegaskan bahwa MDF–AR menang di semua distrik Kota Jayapura.
Kemenangan ini, Lanjutnya menunjukkan rakyat Papua menginginkan perubahan kepemimpinan yang lebih bermartabat, merangkul, dan penuh kasih. Angka-angka rekapitulasi membuktikan bahwa basis politik lama tidak lagi mampu menguasai arena elektoral.
Lebih dari sekadar hitungan suara, kemenangan MDF–AR mencerminkan kematangan politik masyarakat Papua. ” Warga kota Jayapura menegaskan arah baru memilih persatuan, menolak politik sempit, dan membuka jalan menuju Papua yang lebih cerah,” ungkapnya 
Kemenangan ini, lanjut Mote hadir tepat pada 17 Agustus, hari ulang tahun ke-80 kemerdekaan Indonesia. Simbolismenya kuat rakyat Papua merebut masa depannya dengan satu suara bermakna, menjelma menjadi hadiah kemerdekaan berupa harapan baru menuju Papua CERAH.
Dengan hasil ini, rakyat telah menetapkan pemimpin barunya Matius D. Fakhiri dan Aryoko A.F. Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030.
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *