Wakil Bupati Yahukimo Apresiasi DPRD, Tekankan Pelaksanaan Program Perubahan APBD dan Pembangunan Jalan Pepera-Swator

banner 468x60

Yahukimo, Lapbiru.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Yahukimo melaksanakan penutupan Rapat-Rapat Paripurna Masa Sidang II Tahun Sidang 2026 dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Yahukimo tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Yahukimo, Esau miram, SIP, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama yang baik sehingga penutupan sidang dan penetapan Raperda Perubahan APBD dapat dilaksanakan tepat waktu.

Dalam sambutannya, Esau miram mengucapkan syukur kepada Tuhan karena atas karunia-Nya, sidang dapat berjalan lancar. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memberikan apresiasi penuh kepada DPRD yang telah bekerja sama sehingga program perubahan anggaran dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Menurutnya, penetapan Raperda Perubahan APBD tahun berjalan tidak mengalami perubahan signifikan. Namun, beberapa penyesuaian program tetap dilakukan karena situasi di lapangan.

“Penyebab utama adalah faktor keamanan (kamtibmas) dan faktor alam. Beberapa program yang semula direncanakan di tingkat distrik harus disesuaikan karena transportasi belum bisa dilayani akibat kondisi keamanan,” jelas Esau miram.

Ia berharap program-program yang telah ditetapkan dalam perubahan APBD dapat segera dilaksanakan dalam sisa waktu dua hingga tiga bulan ke depan.
Salah satu catatan penting yang disampaikan DPRD adalah upaya membuka kembali akses transportasi barang dan pembangunan akses transportasi darat hingga Pelabuhan Pepera. Kabar baik datang dari aspirasi anggota DPRD, di mana anggaran sebesar Rp50 miliar telah tersedia untuk pembangunan jalan Pepera–Swator yang diperjuangkan oleh salah satu anggota dewan.

“Saat ini pembangunan belum bisa berjalan karena faktor keamanan. Kami telah meminta dukungan TNI dan Polri, khususnya Kapolres dan Kapolda, agar memberikan surat keterangan keamanan agar pembangunan dapat segera dimulai,” tegasnya.

Esau miram menambahkan, jika pembangunan jalan tersebut dilakukan secara berkesinambungan dalam beberapa tahun ke depan, maka akan menjawab persoalan ekonomi di Kabupaten Yahukimo. Lebih jauh, konektivitas dengan jalan provinsi yang menghubungkan Wamena dan Yahukimo akan mempermudah akses masyarakat serta menjadi pintu masuk perekonomian Provinsi Papua.
Untuk itu, pemerintah daerah terus berkomunikasi dengan DPRD, termasuk Wakil Ketua Komisi V, dan meminta dukungan berbagai pihak agar keamanan terjaga sehingga pembangunan jalan dapat berjalan lancar.

Terkait perencanaan anggaran ke depan, Esa Umiram meminta Tim TPD segera menyiapkan materi APBD Induk tahun 2027. Catatan DPRD meminta materi tersebut diajukan pada awal November agar dapat ditetapkan sebelum 25 Desember.

“Ini penting agar tidak mengganggu perayaan Natal dan kita bisa memulai seluruh program tahun 2027 tepat di bulan Januari,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa catatan-catatan dari sidang perubahan APBD akan segera ditindaklanjuti bersama Tim TPD.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Yahukimo, Son Bahabol, dalam wawancara usai sidang menegaskan bahwa hasil sidang telah diputuskan dan diajukan.

“Kami sudah memutuskan dan kami sudah ajukan hasil sidang itu. Jadi apa yang dilakukan nanti, kita tinggal tugasnya sekarang untuk pemerintah melaksanakan. Itu saja tugas mereka,” ujar Son Bahabol.

Ia menambahkan bahwa hal-hal lain sudah disampaikan dalam sambutannya sehingga tidak perlu menambah lagi.

Terkait surat masuk mengenai wakil ketua dua, Son Bahabol menjelaskan bahwa ada mekanisme yang harus dilalui.

“Surat yang masuk tetap sudah ada. Nanti kita akan diskusikan dulu, baru kita ajukan ke PMDA untuk ditindaklanjuti,” katanya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60