Yahukimo, Lapbiru.com — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Yahukimo melakukan kunjungan sosial dan silaturahmi ke sejumlah tempat pelayanan masyarakat di Dekai, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Ketua DWP Kabupaten Yahukimo, Ny. Dina Everdina Manurung, bersama Penasehat DWP Kabupaten Yahukimo, Ny. Ami Yahuli, S.Kep serta sejumlah pengurus dan anggota DWP.
Kunjungan dilakukan ke TK Pembina Dekai, TK Kasih Bunda, serta pasien di RSUD Dekai. Dalam kunjungan tersebut, rombongan DWP memberikan bingkisan sebagai bentuk perhatian, kepedulian dan dukungan kepada anak-anak, tenaga pendidik maupun masyarakat yang sedang mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi DWP Kabupaten Yahukimo untuk mempererat silaturahmi sekaligus melihat secara langsung kondisi pendidikan anak usia dini dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Yahukimo.
Ketua DWP Apresiasi Dedikasi Guru TK Pembina
Dalam kunjungannya ke TK Pembina Dekai, Ketua DWP Kabupaten Yahukimo, Ny. Dina Everdina Manurung, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada kepala sekolah serta seluruh tenaga pendidik yang selama ini telah mengabdikan diri dalam memberikan pendidikan dan pendampingan kepada anak-anak.
Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan silaturahmi sekaligus melihat secara langsung kondisi serta proses pendidikan anak usia dini di TK Pembina Dekai.
Ia menyampaikan bahwa TK Pembina telah hadir dan melayani pendidikan anak-anak selama kurang lebih 17 tahun. Namun, kegiatan kunjungan dan perhatian secara langsung terhadap sekolah tersebut masih perlu ditingkatkan.
“Ke depan, kunjungan seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Kita ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan sekolah, para guru dan anak-anak,” ujarnya.
Ketua DWP juga memberikan apresiasi khusus kepada Kepala TK Pembina yang meskipun baru sekitar satu bulan menjabat sebagai kepala sekolah, sebelumnya telah mengabdikan diri sebagai guru di sekolah tersebut sejak tahun 2009. Pengabdian panjang tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di Kabupaten Yahukimo.
Saat ini, TK Pembina Dekai memiliki sekitar 25 peserta didik. DWP Kabupaten Yahukimo berharap keberadaan TK Pembina dapat terus berkembang serta semakin banyak orang tua yang menyadari pentingnya memberikan pendidikan kepada anak sejak usia dini.
DWP Dorong Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini
Ny. Dina menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kecerdasan dan masa depan generasi Yahukimo. Karena itu, dukungan terhadap guru, sekolah, orang tua dan anak-anak harus diperkuat secara bersama-sama.
DWP Kabupaten Yahukimo mendorong agar silaturahmi dan pembinaan kepada sekolah-sekolah dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, partisipasi masyarakat dan orang tua untuk menyekolahkan anak sejak usia dini juga perlu terus ditingkatkan.
“Kita berharap kunjungan ini menjadi awal dari hubungan yang lebih dekat, kepedulian yang berkelanjutan dan kerja sama dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Yahukimo,” katanya.
Penasehat DWP: Perhatian terhadap TK Pembina Akan Ditingkatkan
Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Yahukimo, Ny. Ami Yahuli, S Kep menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DWP, wakil ketua, sekretaris, para ketua bidang serta seluruh anggota DWP yang telah ikut dalam kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah, para guru dan pengurus TK Pembina Dekai yang tetap setia menjalankan tugas mendidik dan mendampingi anak-anak.
Dalam arahannya, Ny. Ami Yahuli menyoroti kehadiran peserta didik. Dari sekitar 25 anak yang terdaftar, sekitar 17 anak aktif hadir mengikuti kegiatan pembelajaran. Ketidakhadiran sebagian anak antara lain dipengaruhi kondisi cuaca, khususnya ketika hujan. Menurutnya, kehadiran anak perlu terus dipantau agar proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal.
Penasehat DWP menegaskan bahwa mulai dari kunjungan tersebut, DWP Kabupaten Yahukimo akan memberikan perhatian yang lebih serius dan berkelanjutan kepada TK Pembina Dekai.
Perhatian tersebut mencakup aspek gizi dan kesehatan anak, kelengkapan serta kondisi seragam, sarana dan prasarana pendidikan, kualitas proses pembelajaran, serta kebutuhan anak-anak dan tenaga pendidik.
“Anak-anak adalah generasi penerus dan masa depan Kabupaten Yahukimo. Karena itu, pendidikan, kesehatan, gizi dan pembentukan karakter harus menjadi perhatian kita bersama,” pesannya.
Perkuat Komunikasi DWP dan Sekolah
Ny. Ami Yahuli juga menyampaikan permohonan maaf karena dalam beberapa tahun terakhir, termasuk dalam kurun waktu sekitar 17 tahun, kunjungan dan perhatian terhadap TK Pembina belum dapat dilakukan secara rutin.
Kondisi tersebut antara lain dipengaruhi keterbatasan komunikasi serta adanya pergantian dan penyesuaian kepengurusan DWP. Meski demikian, DWP sebelumnya telah berupaya memberikan dukungan berupa bantuan berbagai perlengkapan dan alat pendidikan PAUD.
Ke depan, komunikasi antara DWP, pihak sekolah dan para guru diharapkan dapat ditingkatkan. Setiap kebutuhan dan kendala yang dihadapi sekolah diharapkan dapat disampaikan sehingga dapat menjadi bahan perhatian dan tindak lanjut bersama.
Penasehat DWP juga mengajak seluruh pengurus dan anggota DWP untuk terus menjaga kekompakan, kebersamaan dan kepedulian dalam menjalankan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.
Kunjungan Berlanjut ke TK Kasih Bunda dan RSUD Dekai
Selain TK Pembina, rombongan DWP Kabupaten Yahukimo juga melakukan kunjungan ke TK Kasih Bunda serta pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD Dekai.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial DWP Kabupaten Yahukimo terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dan pasien yang membutuhkan perhatian serta dukungan moral. Pemberian bingkisan diharapkan dapat menjadi bentuk sederhana dari kepedulian dan kebersamaan DWP bersama masyarakat Yahukimo.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Yahukimo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat silaturahmi, mendukung pendidikan anak usia dini serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.











