Jayapura – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025 diprediksi akan dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02, Matius D. Fakhiri–Aryoko Rumaropen (MDF–AR), dengan selisih suara yang meyakinkan. Prediksi ini mengungguli hasil survei awal yang dirilis Jaringan Survei Independent (JSI).
MARI-YO Diprediksi Menang Meyakinkan di Atas 52%, Analisis PSI Nilai Kubu 01 Kehilangan Momentum
Sebelumnya, JSI mencatat MDF–AR unggul tipis dengan perolehan 49,5%, disusul pasangan BTM–CK dengan 44,6%, dan 5,9% responden menyatakan belum menentukan pilihan.
Namun, menurut analisis terbaru dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Papua, hasil survei tersebut belum mencerminkan dinamika terakhir di lapangan.
“Kami memantau perkembangan pasca-debat dan melihat pergeseran yang cukup signifikan. Data internal kami menunjukkan MDF–AR kini berada di kisaran 52,1% hingga 53%,” ujar Muflih M. Yusuf, Wakil Ketua PSI Papua, dalam keterangannya, Kamis (31/7/2025).
Muflih menilai pasangan BTM–CK mengalami penurunan dukungan karena sejumlah faktor. Ia menyebut ketidakjelasan program saat debat publik, pernyataan yang dianggap sensitif oleh pemilih muda, serta minimnya terobosan kampanye di akar rumput sebagai penyebab utama.
“Isu pengalaman birokrasi yang selama ini menjadi kekuatan BTM–CK tampaknya kurang mendapat respons positif, terutama karena publik mulai mendorong regenerasi kepemimpinan yang lebih responsif terhadap keamanan dan ketertiban secara nyata, bukan sekadar retorika,” kata Muflih.
MDF–AR Unggul di Mayoritas Wilayah PSU
PSI juga mengungkapkan bahwa pasangan MDF–AR unggul di lima dari enam wilayah pelaksanaan PSU, termasuk daerah strategis seperti Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
Berikut data yang dihimpun PSI:
Wilayah PSU Perolehan MDF–AR (Versi PSI) Catatan Lapangan
Kota Jayapura 54,3% Didominasi pemilih muda dan warga pendatang
Kabupaten Jayapura 55,6% Basis kuat MDF, didukung tokoh lokal, Warga Pendatang dan simpatisan Lapago
Keerom 53,1% Solid di kalangan warga transmigrasi dan kampung adat
Sarmi 52,7% Efek kampanye partisipatif di tingkat lokal
Kepulauan Yapen 50,4% Minim figur lokal di kubu 01, respon publik stagnan
Biak Numfor 48,9% Persaingan ketat, namun tren dukungan MDF–AR meningkat
Menurut Muflih yang juga sebagai pelaksana harian PSI Kota Jayapura, kekuatan MDF–AR tak hanya terletak pada elektabilitas, tetapi juga pada citra bersih dan narasi perubahan yang mereka usung. Komitmen terhadap masyarakat adat dan pendekatan kampanye stabilitas keamanan dinilai sebagai daya tarik tersendiri.
“Survei JSI menunjukkan bahwa 87% pemilih tidak terpengaruh oleh politik uang. Ini sejalan dengan strategi MDF–AR yang fokus pada edukasi pemilih,” jelas Muflih.
Dengan waktu yang tinggal beberapa hari menuju pemungutan suara pada 6 Agustus mendatang, PSI menilai fokus utama pasangan MDF–AR adalah menjaga partisipasi pemilih dan menangkal potensi disinformasi yang berkembang menjelang hari H.
“Jika tidak ada intervensi atau gangguan pada hari pemungutan suara, kami meyakini MDF–AR tak hanya menang tipis, tetapi menembus angka psikologis di atas 52% dan membawa mandat kuat dari rakyat Papua,” tutup Muflih.










