Antrean BBM Subsidi Tak Kunjung Usai, Warga Nabire Desak Pertamina Buka Hasil Evaluasi Distribusi

banner 468x60

NABIRE, Lapbiru.com – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi masih menjadi pemandangan sehari-hari di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kondisi itu memicu keluhan masyarakat, meski PT Pertamina Patra Niaga menyatakan stok BBM di daerah tersebut dalam kondisi aman.

Tokoh masyarakat Nabire, Tabroni M. Cahya, SH, mengatakan masyarakat tidak hanya membutuhkan jaminan ketersediaan stok, tetapi juga kepastian bahwa BBM subsidi dapat diperoleh dengan mudah tanpa harus mengantre berjam-jam.

Menurutnya, antrean kendaraan masih terjadi hampir setiap hari di sejumlah SPBU. Bahkan, antrean kerap dimulai sejak sore hingga malam hari.

“Kalau stok memang aman seperti yang disampaikan Pertamina, masyarakat tentu bertanya kenapa antrean panjang masih terus terjadi. Ini yang perlu dijelaskan secara terbuka,” kata Tabroni yang juga Ketua Paguyuban Pasundan Provinsi Papua Tengah, Kamis (18/6/2026).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi BBM subsidi di Nabire. Pengawasan di tingkat penyaluran juga perlu diperketat agar BBM subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Masyarakat ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan, baik untuk kepentingan komersial maupun praktik penjualan curah yang merugikan warga,” ujarnya.

Selain itu, Tabroni meminta Pertamina membuka hasil pengawasan dan investigasi yang selama ini dilakukan. Menurutnya, publik berhak mengetahui penyebab antrean yang terus berulang serta langkah konkret yang telah disiapkan untuk mengatasinya.

“Kalau memang ada masalah di lapangan, sampaikan kepada masyarakat. Jangan hanya menyatakan stok aman, sementara antrean masih terjadi setiap hari,” tegasnya.

Masyarakat juga mendorong adanya kanal pengaduan resmi yang mudah diakses. Dengan begitu, setiap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti secara cepat serta transparan.

Tabroni menegaskan warga Nabire mendukung upaya pemerintah daerah, Pertamina, dan aparat penegak hukum dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran. Namun, lanjutnya, ukuran keberhasilan tidak hanya dilihat dari ketersediaan stok.

“Yang paling dirasakan masyarakat adalah kemudahan mendapatkan BBM. Kalau warga masih harus antre berjam-jam setiap hari, berarti masih ada persoalan yang harus dibenahi bersama,” katanya.

Karena itu, masyarakat berharap Pertamina segera menyampaikan hasil evaluasi dan langkah perbaikan yang akan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada publik.

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply