JAYAPURA, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhir( MDF) resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua 2026 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Kamis (18/6/2026).
Ajang yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Papua itu diharapkan menjadi tempat lahirnya calon atlet masa depan yang mampu bersaing hingga level internasional.
Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan tifa oleh Matius Fakhiri yang juga menjabat Ketua Umum KONI Papua. Suara tifa menggema di Stadion Mandala, disaksikan atlet, pelatih, ofisial, serta tamu undangan dari sejumlah kabupaten dan kota di Papua.
Dalam sambutannya, MDF menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar perebutan medali. Menurutnya, Kejurda menjadi sarana penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus memperkuat persaudaraan antar daerah di Papua.
“Kejuaraan ini bukan semata-mata tentang meraih medali atau menjadi juara. Lebih dari itu, ini adalah sarana pembinaan, evaluasi hasil latihan, pencarian bibit atlet potensial, serta wadah mempererat persaudaraan antar daerah di Papua,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua, panitia pelaksana, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Menurutnya, atletik merupakan cabang olahraga dasar yang menjadi fondasi bagi banyak cabang olahraga lainnya. Dari lintasan atletik, kata dia, lahir kecepatan, kekuatan, daya tahan, disiplin, dan mental juara.
“Dari arena ini kita berharap lahir atlet-atlet muda Papua yang kelak mampu bersinar di Pra PON, PON, SEA Games hingga Olimpiade,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung pembinaan sumber daya manusia melalui olahraga sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda Atletik Papua 2026 Natirmalus D. Renyaan mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan PASI Papua.
Para peserta akan bersaing dalam 20 nomor pertandingan, baik kategori lintasan maupun lapangan. Nomor yang dipertandingkan antara lain lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, lari gawang, estafet, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, lempar cakram, hingga lempar lembing.
Renyaan menjelaskan, kejuaraan ini menjadi ajang untuk mengukur hasil pembinaan atlet di daerah sekaligus menjaring atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai event bergengsi.
“Ajang ini menjadi wadah seleksi atlet-atlet terbaik Papua yang akan dipersiapkan menghadapi Pra PON dan berbagai kejuaraan nasional lainnya,” katanya.
Melalui Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026, PASI Papua berharap semangat kompetisi dan sportivitas terus tumbuh. Dari Stadion Mandala, bibit-bibit atlet terbaik Papua diharapkan mampu melanjutkan tradisi prestasi Bumi Cenderawasih di tingkat nasional maupun internasional.











