Fakhiri–Aryoko Kuasai Debat Publik PSU Pilgub Papua Tegas, Sistematis, dan Berbasis Data

banner 468x60
Jayapura, —Debat publik satu-satunya dalam rangkaian Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025 yang digelar pada Selasa (30/7) malam berlangsung panas namun penuh substansi. Pasangan calon nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, tampil dominan dengan paparan program yang lugas, berbasis data, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat Papua.
Dalam debat yang disiarkan secara langsung oleh KPU Provinsi Papua itu, pasangan Fakhiri–Aryoko menunjukkan chemistry politik yang solid. Fakhiri tampil dengan gaya tegas namun menenangkan, sementara Aryoko konsisten menyoroti isu-isu pembangunan pesisir, kepulauan, dan pemberdayaan ekonomi akar rumput.
“Debat ini membuktikan bahwa pasangan Fakhiri–Aryoko tidak hanya siap memimpin Papua, tetapi juga memahami kompleksitas daerah ini. Mereka tidak terjebak dalam retorika, tapi menyampaikan rencana kerja nyata dan terukur,” ujar Juru Bicara Tim Pemenangan, Muhammad Rifai Darus dalam keterangan persnya usai debat.Rabu 30 Juli 2025.
Dalam sesi pertama, Fakhiri menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan Papua dengan pendekatan yang humanis dan berbasis kearifan lokal. Ia menyebut pentingnya merangkul semua elemen, termasuk tokoh adat dan pemuda, dalam menjaga Papua tetap damai.
Di sisi lain, Aryoko menyampaikan strategi percepatan pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan, dengan penekanan pada tata kelola anggaran yang transparan dan partisipatif. Ia menegaskan program afirmatif untuk nelayan, petani, dan pelaku UMKM akan menjadi prioritas lima tahun ke depan.
Kampanye Programatik, Bukan Polarisasi
Pasangan ini juga konsisten menyuarakan empat prinsip utama dalam kampanyenya proteksi, afirmasi, pemberdayaan, dan keadilan. Mereka menolak menggunakan politik identitas maupun kampanye hitam, dan memilih fokus pada solusi konkret.
Debat publik ini dipandang sebagai momen krusial menjelang PSU, yang akan digelar dalam waktu dekat. Tampil kuat dan percaya diri, Fakhiri–Aryoko dinilai berhasil mengonsolidasikan citra sebagai pemimpin yang siap kerja, bukan sekadar janji.
“Kami mengajak seluruh rakyat Papua untuk menggunakan hak pilih dengan bijak. Mari kita jaga demokrasi dengan damai, tanpa saling menyerang. Masa depan Papua ada di tangan kita semua,” tutup Rifai Darus.
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *