Jayapura – Anggota DPR Papua Frangklin Wahey angkat bicara soal isu diskualifikasi yang santer beredar terhadap paslon nomor urut 2 Pilgub Papua. Dalam pernyataan yang penuh sindiran, Wahey menyebut pihak lawan hanya membuat masalah sendiri.
“Dong di sebelah sana dong buat masalah sendiri, dong mengaku sendiri, dong gugat sendiri. Tapi dong bilang mau diskualifikasi paslon nomor urut 2. Dong mimpi ka apa?” kata Wahey kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).
Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul desas-desus bahwa paslon nomor urut 1 akan melaporkan rivalnya ke lembaga negara. Wahey menegaskan bahwa pihaknya sudah memiliki data yang akurat dan tidak takut dengan ancaman tersebut.
“Dong tratau bahwa dong sedang cari data, tapi kita punya data sudah akurat. Kita mau ribut dari awal tapi kita jaga kebersamaan, rasa kekeluargaan jadi saling menjaga nama baik,” ujar politisi asal Sentani ini.
Lebih jauh, Wahey mengklaim bahwa paslon nomor urut 2 memiliki dua ‘kartu AS’ yang siap dibuka jika dibutuhkan. “Mari sudah kita ikut bermain dengan 2 kartu AS yang kita pegang, jangan sampai sendiri lapor tapi sendiri malu lagi.” Katanya
Dengan nada mengancam Wahey memperingatkan pihak lawan agar berpikir ulang sebelum melapor. “Kami punya 2 kartu AS untuk paslon nomor urut 1 cagub dan cawagub ada. Kalau kamu mau, kita buka di lembaga negara yang kamu lapor nanti kita buka.” Terangnya.
Pernyataan ini diakhiri dengan sindiran pedas, “Karena kamu sendiri yang minta to, sudah tahu salah, jangan paksa diri bawa lapor sana sini, nanti tampeleng muka sendiri lagi.” lanjutnya.
Sebagai penutup, Wahey menuliskan singkatan “MDF-AR Gubernur dan Wakil Gubernur Papua,” merujuk pada pasangan calon yang didukungnya.










