Jayapura — Ketua MDF Squad dan Kader Partai Golkar Kabupaten Jayapura, Husni Difinubun, membantah keras narasi yang menyebut PSI dan Partai NasDem telah berpaling ke kubu BTM-CK.
Ia menegaskan, kedua partai tersebut secara resmi tetap berada di barisan pendukung Mathius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARI-YO).
“Surat B1-KWK dari DPP PSI dan DPP NasDem sudah keluar. Itu keputusan resmi dan final. Jadi kalau ada kader yang bicara beda, itu murni sikap pribadi, bukan sikap partai,” tegas Husni kepada wartawan, Sabtu (28/6/2025).
Menurutnya, dugaan ‘pembelotan partai’ hanyalah bentuk distorsi fakta yang diangkat untuk menggiring opini seolah koalisi MARI-YO sedang retak. Ia menyebut framing ini dibangun dari sumber anonim tanpa dasar valid.
Husni juga menanggapi fenomena adanya sejumlah kader atau simpatisan yang pindah haluan. Ia menyebut mereka sebagai “kader musiman” yang tidak mencerminkan garis perjuangan partai.
“Mereka yang loncat pagar itu bukan wajah asli partai. Mereka cuma numpang nama, tapi tidak punya komitmen,” katanya.
Lebih lanjut, ia memastikan tidak ada partai dalam koalisi MARI-YO yang menyatakan mundur atau menarik dukungan secara resmi. Termasuk Golkar, PSI, dan NasDem.
“Tidak ada surat resmi penarikan dukungan. Semua masih solid. Yang bilang koalisi goyang itu hanya membesar-besarkan kabar tanpa dasar,” tegas Husni.
Di akhir pernyataannya, Husni meminta publik tidak terkecoh dengan pemberitaan yang membingkai seolah dukungan terhadap MARI-YO melemah. Ia mengajak warga melihat fakta objektif dan memegang keputusan resmi partai sebagai rujukan.










