YAHUKIMO, Lapbiru.com – Tangis haru dan rasa syukur mewarnai penamatan Angkatan III TK Kasih Bunda Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (29/5/2026). Sebanyak 32 siswa resmi menuntaskan pendidikan usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
Prosesi penamatan diawali ibadah syukur yang dipimpin Vicaris Yunita Dimara. Firman yang diambil dari Amsal 23:18 tentang masa depan dan harapan menjadi penguat bagi para siswa, guru, serta orang tua yang memenuhi ruang acara.
Tahun ini, TK Kasih Bunda mengangkat tema “Masa Depan Ada di Tangan Tuhan” dengan subtema “Cita-citaku”.
Tema itu tampak nyata sepanjang acara. Satu per satu siswa hadir mengenakan pakaian profesi yang mereka impikan. Ada yang tampil sebagai dokter, polisi, tentara, pilot, guru, hingga berbagai profesi lainnya.
Pemandangan itu menjadi daya tarik tersendiri sekaligus simbol harapan orang tua terhadap masa depan anak-anak mereka.
Penamatan tersebut dihadiri Pembina TK Kasih Bunda yang juga Bunda PAUD Kabupaten Yahukimo, Ami J. Yahuli, S.Kep, Kabid Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Yahukimo Eperandus Molama, para guru, serta orang tua murid.
Dalam sambutannya, Ami Yahuli mengaku bangga melihat perkembangan TK Kasih Bunda yang terus menunjukkan peningkatan jumlah lulusan setiap tahun.
“Yang kita syukuri hari ini, satu bagian kehidupan anak-anak sudah mereka selesaikan dengan baik. Mari kita beri tepuk tangan untuk anak-anak kita,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Menurutnya, perkembangan sekolah tersebut cukup signifikan. Angkatan pertama hanya meluluskan tujuh siswa. Jumlah itu meningkat menjadi 23 siswa pada angkatan kedua dan kini mencapai 32 siswa pada angkatan ketiga.
Ami juga memberikan penghargaan kepada para guru yang setiap hari mendampingi dan membimbing anak-anak usia dini.
“Tidak gampang mendidik anak-anak kecil. Bapak-Ibu lihat sendiri bagaimana mereka aktif dan penuh energi. Tapi guru-guru punya karunia dan kesabaran luar biasa untuk membimbing mereka,” katanya.
Sementara itu, Kepala TK Kasih Bunda Haendryani Munthe, S.Pd., Gr menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada sekolah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua orang tua yang sudah mempercayakan anak-anaknya kepada kami, baik yang belajar selama satu tahun maupun dua tahun,” ujarnya.
Haendryani mengaku masih mengingat masa-masa awal para siswa ketika pertama kali datang ke sekolah.
“Ada yang malu-malu, ada yang sembunyi di belakang mama, bahkan ada yang menangis. Hari ini kita bisa melihat mereka berdiri di depan dengan penuh percaya diri. Itu kebanggaan bagi kami,” tuturnya.
Suasana paling emosional terjadi saat perwakilan orang tua murid menyampaikan kesan dan pesan. Salah satu orang tua siswa bernama Jovanka tak kuasa menahan haru ketika menceritakan perubahan putrinya setelah bersekolah di TK Kasih Bunda.
Ia mengaku anaknya dulu cenderung tertutup dan sulit berinteraksi dengan orang lain.
“Pertama kali masuk sekolah, anak saya sangat apatis dan kurang mau bergaul. Tapi puji Tuhan, setelah sekolah di sini dia mulai punya banyak teman dan lebih terbuka,” katanya.
Perubahan lain yang membuatnya terkejut adalah perkembangan spiritual sang anak.
“Saya sampai kaget ketika dia pulang dan bisa menghafal doa Bapa Kami. Selama ini saya hanya mengajarkan doa makan dan doa sebelum tidur. Ternyata di sekolah bukan hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga belajar mengenal Tuhan,” ucapnya dengan suara bergetar.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan siswa dari pihak sekolah kepada orang tua sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan di TK Kasih Bunda.
Momen itu semakin mengharukan ketika Jovanka mewakili teman-temannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru.
“Terima kasih Ibu Guru, kami mengucapkan terima kasih,” ucapnya polos.
Ucapan singkat itu langsung disambut pelukan hangat sang ibu, sementara sejumlah orang tua lainnya tampak menyeka air mata haru menyaksikan perjalanan anak-anak mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya.











