Jayapura, — Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARIYO), mengklaim kemenangan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Papua 2025. Klaim itu disampaikan juru bicara tim MARIYO, Muhammad Rifai Darus, pada Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
MARIYO Klaim Kemenangan PSU Papua Bertepatan dengan HUT RI ke-80
Dalam rilis resminya, Rifai menyebut kemenangan tersebut sebagai hadiah istimewa rakyat Papua untuk Ibu Pertiwi. Menurutnya, hasil PSU bukan hanya persoalan angka perolehan suara, melainkan juga simbol suara hati rakyat Papua.
“Ini adalah pilihan rakyat yang bulat memilih arah baru, memilih persatuan, dan memilih masa depan yang cerah,” ujar Rifai.
Ia menambahkan, MARIYO berkomitmen memimpin Papua tanpa membeda-bedakan kelompok atau golongan. Pembangunan yang merata, perdamaian, serta kesejahteraan disebut menjadi fokus utama pasangan tersebut dalam lima tahun mendatang.
Klaim kemenangan ini disampaikan di tengah momentum nasional perayaan kemerdekaan. Rifai mengaitkan hasil PSU dengan semangat perjuangan 1945, menyebut suara rakyat Papua saat ini sebagai bentuk “merebut masa depan dengan cara bermartabat.”
KPU Papua sendiri hingga Minggu malam belum mengumumkan penetapan resmi hasil PSU tingkat provinsi. Proses rekapitulasi suara masih berlangsung di beberapa daerah, namun dapat dipastikan Paslon no urut 2 MARIYO unggul telak dari kompetitornya sebelum hasil resmi diumumkan.










