DEKAI, Lapbiru.com – Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menegaskan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi prioritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo. Saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin (20/7/2026). Ia memperingatkan ASN yang masih mangkir apel maupun tidak masuk kantor tanpa alasan jelas agar bersiap menerima sanksi.
Apel pagi itu dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan ASN. Selain menjadi agenda rutin, apel dimanfaatkan Bupati untuk mengevaluasi kedisiplinan aparatur sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Didimus menegaskan apel bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, kehadiran seluruh ASN mencerminkan kekompakan dan kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Apel itu adalah persatuan, apel itu adalah kekuatan, apel itu adalah semangat, energi, dan pengharapan. Karena itu apel wajib diikuti. Melalui apel kita menunjukkan bahwa inilah kekuatan aparatur pemerintah yang dibiayai negara untuk bekerja bagi bangsa dan masyarakat,” tegas Didimus.
Dalam arahannya, Didimus mengaku masih menemukan pegawai yang tidak mengikuti apel bahkan tidak masuk kantor tanpa keterangan. Ia memastikan kondisi itu terus dipantau dan akan menjadi dasar dalam penegakan disiplin ASN.
“Saya terus memantau. Masih banyak yang tidak ikut apel dan tidak masuk kantor. Ingat, keputusan pemberian sanksi dapat dikeluarkan sewaktu-waktu. Jangan kemudian marah apabila ada tindakan disiplin yang diberikan,” katanya.
Bupati juga memberi perhatian khusus kepada ASN asli Yahukimo. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menjadi pegawai negeri merupakan harapan besar keluarga dan masyarakat yang ingin melihat putra-putri daerah ikut membangun kampung halamannya.
“Orang tua di kampung mendoakan anak-anaknya menjadi pegawai negeri. ASN adalah kader daerah yang harus memberi teladan melalui disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam bekerja,” ujarnya.
Didimus mengajak seluruh ASN membangun budaya kerja yang tertib. Ia menilai disiplin harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban saat berada di lingkungan kantor.
“Kalau tidak ikut apel, jangan sampai nanti tidak masuk gereja. Kalau tidak ke gereja, jangan sampai juga tidak bermasyarakat. Kehidupan seperti itu tidak normal. Mari biasakan hidup tertib, disiplin, dan bertanggung jawab,” ucapnya.
Menurut Didimus, apel pagi menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas antarpegawai. Meski jumlah ASN yang hadir belum maksimal, ia meminta semangat pengabdian tetap dijaga demi pelayanan kepada masyarakat.
“Makna apel bukan sekadar apel. Melalui apel kita menunjukkan satu persekutuan, satu kekuatan, dan satu semangat pengabdian. Semangat itu yang harus terus kita pelihara,” tuturnya.
Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada ASN yang selama ini tetap disiplin mengikuti apel, hadir di kantor, dan menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang tetap setia mengikuti apel, masuk kantor, dan melayani masyarakat. Saya bangga kepada ASN yang terus menunjukkan dedikasi dan tanggung jawabnya,” pungkasnya.
Usai apel, suasana berubah lebih hangat. Seluruh ASN memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Didimus Yahuli sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara bupati dan seluruh peserta apel.











