Jayapura —Langit Jayapura Selatan mulai berubah cerah. Dalam riuh rendah politik jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) 6 Agustus mendatang, satu kekuatan politik diam-diam mulai mematangkan langkah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketua DPW PPP Provinsi Papua, Haji Mursidin, ditunjuk langsung oleh Koalisi MARI-YO sebagai Koordinator Distrik (Kordis) Pemenangan pasangan calon nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri–Aryoko Rumaropen (MDF–AR) untuk wilayah strategis Jayapura Selatan.
Langkah ini bukan penunjukan biasa. DPT Jayapura Selatan mencatat 70.876 pemilih tersebar di 141 TPS yang terbagi ke dalam tujuh kelurahan. Yang menarik, sekitar 60 persen pemilih di kawasan ini merupakan pemilih pemula anak-anak muda, pelajar SMA, mahasiswa, para Gen Z.
Haji Mursidin memahami medan. “Jayapura Selatan itu wilayah terbuka, multietnis, dan anak-anak mudanya punya semangat tinggi. Politik identitas tidak terlalu laku di sini. Yang mereka cari program konkret, kerja nyata, masa depan,” ujarnya saat ditemui di sela rapat internal partai, Minggu 27 Juli 2025.
Dengan gaya santai, pria yang dikenal gemar bersepeda dan futsal ini mengungkap strategi timnya. “Kami nggak pakai cara lama. Di sini kami dekati anak muda pakai bahasa mereka. Kami dorong mereka terlibat, bukan cuma jadi penonton,” ujarnya.
Sebagai tokoh berpengaruh di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya komunitas Pangkep dan Maros di Kota Jayapura, Haji Mursidin memainkan peran penting dalam menjembatani MDF–AR dengan basis akar rumput. Di pasar Hamadi, misalnya, relawan PPP aktif menyosialisasikan program-program kerakyatan MDF–AR yang menyentuh pedagang kecil dan pelaku UMKM.
“Yang kami jual bukan janji, tapi harapan. MDF–AR datang dengan rekam jejak dan kerja nyata. Itu yang kami dorong ke masyarakat,” katanya.
Tak hanya mengandalkan figur, mesin partai juga dikerahkan. “PPP sudah hidupkan semua jalur struktur, Satgas, organisasi sayap, sampai ke DPRK. Semuanya satu komando. Mereka bukan hanya pasang baliho, tapi turun langsung ke rumah-rumah,” tegasnya.
Ia mengakui, medan tak ringan. Tapi optimisme terpancar. “Kami siap kerja keras. Dengan iman dan doa, semoga tanggal 6 Agustus nanti, MDF–AR menang di Jayapura Selatan dan seluruh Papua,” pungkasnya.










