JAYAPURA — Lapbiru.com
Sebuah lubang besar di pertigaan Jalan SMP Koya, Distrik Muara Tami, kembali menjadi sorotan warga.
Kondisi jalan yang rusak parah dan minim penerangan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Tak sedikit pengendara yang menjadi korban, bahkan hingga terlempar akibat menghantam lubang yang cukup dalam tersebut.
Keluhan warga ini ramai diperbincangkan setelah diunggah di akun Facebook Publik Info Kota Jayapura dan Sekitarnya ( IKKJ).
Dalam unggahan itu, warga menyoroti buruknya kondisi jalan di kawasan Koya yang dinilai sudah tidak layak dan terkesan dibiarkan tanpa penanganan serius.
“Karena gelap, lubangnya tidak kelihatan. Begitu motor masuk, penumpang langsung terlempar,” tulis salah satu warga dalam kolom komentar.
Tak hanya di pertigaan SMP Koya, kerusakan jalan juga dilaporkan terjadi di sepanjang ruas jalan dari PLTU hingga SMP 8 Koya Tengah. Lubang-lubang jalan disebut kerap memicu kecelakaan dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Salah satu netizen dengan akun GentleElk4829 bahkan secara terbuka menyampaikan permohonan kepada Wali Kota Jayapura dan Ondoafi Abisai Rollo agar Dinas Pekerjaan Umum segera turun tangan.
“Izin Pak, jalan sepanjang PLTU sampai SMP 8 Koya Tengah terdapat banyak jalan berlubang yang sangat berbahaya bagi pengendara.
Mohon bantuan Dinas PU bisa segera atensi permasalahan tersebut,” tulisnya, seraya mengucapkan selamat tahun baru 2026.
Nada kritik juga datang dari warga lainnya. Ferry Taraungan menilai tanggung jawab sepenuhnya ada pada instansi teknis.
“Aturannya PU yang bertanggung jawab atas kejadian ini, karena korban tiap tahun bayar pajak kendaraan,” ujarnya.
Sementara itu, Daeng Matolla menyinggung peran wakil rakyat yang dinilai minim suara saat rakyat menghadapi persoalan nyata.
“Mana anggota dewan? Bersuaralah. Jangan manis mulut saat kampanye, jangan hanya memperkaya diri,” tulisnya.
Komentar pedas juga disampaikan Zaza Jtc, yang mempertanyakan status perhatian pemerintah kota terhadap wilayah Koya.
“Koya itu masuk wilayah Kotamadya Jayapura atau wilayah PNG? Kalau memang wilayah kota, macam tidak ada perhatian dari camat dan wali kota,” sindirnya.
Kesaksian korban pun bermunculan. Fiaa, salah satu warga, mengaku hampir menjadi korban di lokasi yang sama.
“Saya juga kemarin gara-gara lubang besar di Koya, malam kejadiannya. Baru kemarin ada korban juga jatuh di situ,” tulisnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Jayapura tidak lagi menunggu korban berikutnya.
Mereka mendesak perbaikan segera dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, khususnya di kawasan Koya yang menjadi jalur vital aktivitas masyarakat.











