Jayapura, – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025 memasuki babak akhir. Hari ini, Selasa (19/8/2025), tinggal satu agenda pleno dari Kabupaten Biak Numfor yang akan dibawa ke tingkat KPU Provinsi Papua.
Setelah proses itu selesai, pasangan MARIYO Mathius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen dipastikan akan disahkan sebagai pemenang oleh KPU Papua.
Dalam rilis resminya, Juru Bicara pasangan MARIYO, Muhammad Rifai Darus, menyebut momentum ini sebagai kemenangan rakyat Papua.
” Ia menekankan bahwa proses panjang PSU kali ini berhasil dijalani dengan suasana tertib, sabar, dan bermartabat”. ungkapnya
“Kemenangan ini bukan semata kemenangan pasangan calon, melainkan kemenangan rakyat Papua yang telah menjaga proses demokrasi. Proses ini juga membuktikan bahwa Papua bisa menjadi contoh politik yang elegan, jauh dari perpecahan, dan selalu mengutamakan persaudaraan,” ujar Rifai.
Ia juga mengajak relawan, simpatisan, dan masyarakat Papua untuk menyambut hasil resmi KPU dengan suasana damai dan penuh sukacita. Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas politik selama PSU menjadi penanda bahwa Papua mampu melewati kontestasi elektoral dengan semangat persaudaraan.
“Mari kita sambut momentum bersejarah ini dengan penuh rasa syukur, dengan politik riang gembira, serta dengan hati yang teduh dalam semangat perdamaian Papua,” tambahnya.
Pasangan MARIYO sebelumnya unggul di sebagian besar kabupaten/kota dalam PSU. Sisa pleno Biak Numfor akan menjadi penutup rangkaian rekapitulasi sebelum KPU Papua menetapkan hasil secara resmi.
Bagi MARIYO, penetapan ini sekaligus menjadi awal bagi Papua menuju Papua Cerah, slogan kampanye yang dibawa sejak awal. “Jayalah Indonesia menuju Papua Cerah,” tutup Rifai dalam pernyataan tertulisnya.










