JAYAPURA – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Mathius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (MARIYO), mengklaim unggul dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025. Berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten/kota, MARIYO memperoleh 259.867 suara. Sementara itu, pesaingnya, Paslon 01, meraih 255.683 suara. Selisih keduanya mencapai 4.184 suara.
“Kami bersama rakyat Papua bersyukur atas partisipasi luar biasa yang telah ditunjukkan. Hasil ini adalah wujud nyata pilihan rakyat yang harus dihormati,” tegas Muhammad Rifai Darus, juru bicara pasangan MARIYO dalam keterangan resminya, Senin (18/8).
Rifai juga mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar tetap menjaga integritas serta netralitas. “Jangan ada tindakan, keputusan, atau manuver yang justru mencederai kepercayaan rakyat Papua,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya meminta aparat keamanan bersikap adil dalam mengawal proses tahapan PSU. “Rakyat Papua harus merasa aman. Jangan ada pihak yang mencoba memutarbalikkan fakta,” lanjutnya.
Rifai menegaskan, kemenangan MARIYO adalah amanah dari rakyat, bukan sekadar angka. Karena itu, semua pihak diminta menjaga proses demokrasi tetap berjalan santun dan bermartabat.
“Kami tetap tenang menanti keputusan resmi KPU Provinsi Papua. Tetapi sikap tenang ini bukan berarti lengah. Kami bersama rakyat akan terus mengawal proses ini,” pungkas Rifai.










