Propaganda Murahan Kubu BTM Sebar Video Hoaks Demi Goyang MDF-AR

banner 468x60

” Kubu no urut 1 BTM-CK kembali bermain kotor. Sebuah video yang diviralkan di media sosial soal massa marah-marah di Nimbokran ternyata palsu. Tim MDF-AR membongkar skenario busuk yang tengah dimainkan”

Jayapura– Aroma kampanye kotor mulai tercium tajam menjelang PSU di Papua. Kali ini, kubu BTM-CK diduga menyebarkan potongan video yang menyesatkan, menyulut keresahan, dan memelintir fakta di lapangan.
Video yang beredar luas sejak kemarin sore memperlihatkan sekelompok massa yang terlihat marah-marah sekitar pukul 16.00 WIT di Distrik Nimbokran, Kabupaten Jayapura. Narasi yang menyertai video itu menyebut bahwa amarah massa disebabkan tidak dibayarnya transportasi sewaan oleh pasangan MDF-AR saat kegiatan kampanye.
Namun, Ketua Tim Pemenangan Paslon 02 MDF–AR Kabupaten Jayapura, Eymus Weya, dengan tegas menyatakan bahwa video itu adalah hoaks yang disengaja untuk mencoreng nama baik MDF- AR.
 “Kami tahu siapa yang bermain. Informasi yang keluar jam 4 sore itu tidak benar. Itu video potong-potong yang disebar tanpa konteks,” ujar Eymus keterangan pers resminya, sabtu(21/6).
Menurut Eymus, pada pukul 4 sore itu, kegiatan kampanye sedang dalam masa jeda. Massa pendukung sedang beristirahat dan makan sore. Sementara itu, kandidat memanfaatkan waktu jeda tersebut untuk mengunjungi rumah ibadah gereja dan masjidsebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat lintas iman.
“Kami ada jeda makan. Kandidat dan tim Pergi mengunjungi gereja dan masjid. Jadi, klaim bahwa saat itu ada keributan soal transportasi adalah dusta besar. Ini jelas skenario yang disusun untuk mengganggu jalannya kampanye damai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Eymus memastikan bahwa seluruh biaya operasional, termasuk mobil dan motor untuk transportasi kampanye, telah dibayar lunas.
 “Saya turun langsung ke lapangan, bersama koordinator distrik dan koordinator kampung. Saya pastikan sendiri tidak ada utang. Semua sudah dibayar lunas. Jadi, informasi yang menyebut kendaraan tidak dibayar itu adalah fitnah yang disengaja,” katanya.
Tudingan terhadap kubu BTM-CK bukan tanpa dasar. Dalam beberapa pekan terakhir, muncul pola serangan digital yang menyasar kandidat MDF-AR melalui meme, potongan video tanpa konteks, hingga penyebaran informasi yang tak terverifikasi.
lebih kanjut Eymus  menyebut ini sebagai “strategi panik kubu lawan yang tak punya narasi kuat.”
 “Mereka tidak lagi bicara program. Mereka menyebar kebencian, menunggangi emosi publik, dan memainkan isu-isu murahan demi menjatuhkan MDF – AR yang sedang naik daun,” ujarnya.
Strategi hoaks, dalam berbagai kontestasi, kerap menjadi alat untuk membelokkan opini publik. Tapi publik Papua hari ini sudah jauh lebih cerdas. Hoaks tidak lagi menjual. Apalagi bila dibungkus dengan kebohongan yang mudah dibongkar.
Paslon MDF-AR sendiri memilih tidak terpancing provokasi. Kampanye mereka tetap fokus pada isu-isu pembangunan, penyelesaian ketimpangan pelayanan dasar, dan penguatan masyarakat adat. Mereka percaya, rakyat Papua butuh pemimpin, bukan tukang fitnah.
 “Rakyat bisa nilai mana yang kerja, mana yang sibuk sebar hoaks,” tutup Eymus.
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *