Ra’fatul Fakhiri Minta Ibu di Papua Aktif Jaga Bahasa Daerah dan Bangun Literasi Anak

banner 468x60

JAYAPURA,Lapbiru.com – Ketua TP-PKK Provinsi Papua, Ny. Ra’fatul Mulkiyah Fakhiri mengajak para ibu di Papua menjaga bahasa daerah agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Dia juga menekankan pentingnya budaya literasi di lingkungan keluarga untuk membentuk karakter anak sejak dini.

Pesan itu disampaikan Ra’fatul saat membuka Lokakarya Pelestarian Bahasa Ibu dan Peningkatan Literasi di Tengah Keluarga di Jayapura, Rabu (6/5/2026).

Menurut Ra’fatul, bahasa daerah bukan hanya alat komunikasi, tetapi bagian dari identitas dan warisan leluhur masyarakat Papua.

“Ketika kita berbicara tentang bahasa daerah, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang ingatan, tentang suara nenek moyang yang hidup dalam tutur kita,” katanya.

Dia menilai perubahan zaman dan perkembangan teknologi membuat anak-anak tumbuh di lingkungan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Kondisi itu membuat keluarga punya peran penting menjaga akar budaya agar anak tidak kehilangan jati diri.

Ra’fatul mengatakan rumah harus menjadi ruang pertama bagi anak untuk belajar mengenal nilai kehidupan, termasuk bahasa ibu yang diwariskan dalam keluarga.

Dia menyebut ibu memiliki posisi penting dalam proses pendidikan anak. Dari rumah, anak mulai mengenal banyak hal, mulai dari cara berbicara, menghormati sesama, hingga memahami identitasnya sebagai anak Papua.

“Kalau hari ini ada bahasa yang mulai hilang dan terlupakan, maka itu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa ada yang perlu kita jaga kembali, mulai dari diri kita sendiri,” ujarnya.

Ra’fatul meminta pelestarian bahasa daerah tidak berhenti di kegiatan seremonial semata. Dia berharap upaya menjaga bahasa ibu menjadi gerakan bersama yang hidup di tengah masyarakat.

Selain soal bahasa daerah, Ra’fatul juga menyoroti pentingnya membangun budaya literasi di rumah. Menurut dia, literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga membangun kebiasaan berdiskusi, rasa ingin tahu, dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

Dalam kegiatan itu, Ra’fatul turut mengapresiasi Balai Bahasa Papua dan Dinas Pendidikan Provinsi Papua yang menggelar lokakarya tersebut.

“Semoga langkah kecil kita hari ini menjadi jejak besar bagi masa depan Papua yang kita cintai,” tutupnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply