Yahukimo, Lapbiru.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo, Redison Manurung, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Orientasi PPPK Tenaga Honorer K2 Formasi Tahun 2021 bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal tersebut disampaikan Sekda dalam acara penutupan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026), yang dihadiri Kepala BKPSDM Provinsi Papua, para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda Kabupaten Yahukimo, serta 535 peserta CPNS dan PPPK.
Dalam sambutannya, Sekda mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Ia juga memberikan apresiasi kepada ratusan peserta yang tetap hadir mengikuti apel pagi meski kondisi cuaca kurang bersahabat. “Hari ini bukanlah akhir dari kegiatan, tetapi merupakan awal dari perjalanan pengabdian. Mulai hari ini masyarakat tidak lagi melihat Saudara sebagai peserta diklat, melainkan sebagai Aparatur Sipil Negara yang bertugas melayani seluruh rakyat Yahukimo,” tegasnya.
Sekda menekankan bahwa masyarakat tidak akan menilai seorang ASN dari lamanya mengikuti diklat ataupun nilai yang diperoleh, melainkan dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Yahukimo merupakan daerah dengan tantangan geografis yang berat dan memiliki ratusan kampung yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara nyata. Karena itu, menjadi ASN di Yahukimo adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam arahannya, Sekda menyampaikan tiga prinsip utama yang harus dipegang oleh setiap ASN, yaitu kejujuran, integritas, dan disiplin. I
a menegaskan agar ASN tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi, tidak menyalahgunakan kewenangan demi keuntungan pribadi, serta tidak mencederai kepercayaan masyarakat.
“Jabatan bisa berakhir, pangkat bisa berhenti, tetapi integritas akan selalu dikenang oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Sekda juga mengingatkan seluruh ASN untuk tidak menjadi penyebar informasi bohong atau hoaks yang dapat merugikan daerah. Ia meminta ASN menjaga netralitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan ketulusan hati, karena pendekatan kemanusiaan menjadi kunci keberhasilan pelayanan di wilayah Yahukimo.
Sekda berharap 535 ASN yang baru menyelesaikan diklat mampu menjadi generasi baru yang membawa perubahan positif bagi birokrasi di Kabupaten Yahukimo serta menjadi teladan bagi ASN lainnya.
Mengakhiri sambutannya, atas nama Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Sekda menyampaikan selamat kepada seluruh peserta CPNS dan PPPK yang telah menyelesaikan pendidikan dan orientasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para widyaiswara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan selama dua minggu.
“Daerah menanti dedikasi Saudara, masyarakat menunggu pelayanan terbaik Saudara. Mari kita bergandengan tangan membangun Yahukimo yang aman, maju, sejahtera, dan bermartabat,” tutupnya.











