Wakil Bupati Yahukimo Tinjau Lokasi Longsor, Bantuan Darurat Disalurkan ke Tiga Distrik

banner 468x60

DEKAI, Lapbiru.com – Pemerintah Kabupaten Yahukimo bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah akibat tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung meninjau lokasi terdampak sekaligus menyalurkan bantuan darurat ke tiga distrik, Kamis (11/6/2026).

Tiga wilayah yang dikunjungi yakni Distrik Holuwon, Distrik Sobaham, dan Distrik Kabianggema. Rombongan berangkat melalui jalur udara dari Bandara Nop Goliat Dekai untuk memastikan kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan awal bagi masyarakat terdampak.

Esau Miram mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Yahukimo memicu terjadinya longsor di sejumlah distrik. Meski bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, tidak ditemukan korban jiwa.

“Hari ini kami mengunjungi tiga distrik yang terdampak longsor. Syukur kepada Tuhan, dari hasil pemantauan di lapangan tidak ada korban jiwa,” ujar Esau.

Meski demikian, longsor mengakibatkan kerusakan pada rumah warga dan bangunan gereja. Di beberapa titik, bangunan mengalami pergeseran akibat pergerakan tanah, sementara sejumlah rumah tertimbun material longsor.

Menurut Esau, kerusakan terparah terjadi di Distrik Holuwon dan Kabianggema.

“Di Kabianggema terdapat 13 unit rumah yang terdampak. Sementara di Holuwon ada sekitar tiga rumah warga yang ikut tertimbun. Selain itu, masing-masing ada satu gereja yang terdampak di dua lokasi tersebut,” katanya.

Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah menetapkan status tanggap darurat dan mulai menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, dana darurat, serta kebutuhan logistik lainnya kepada warga terdampak.

Selain bantuan darurat, pemerintah juga menyiapkan relokasi bagi warga yang rumahnya tertimbun maupun yang berada di kawasan rawan longsor.

Esau menegaskan, pembangunan kembali gereja yang mengalami kerusakan di dua lokasi akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan akan dibangun baru.

Sementara untuk rumah warga dan fasilitas lain yang rusak, pemerintah akan membantu penyediaan bahan bangunan dan peralatan kerja, dengan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan kembali.

“Kami akan mengirim bahan bangunan, gergaji mesin, bahan bakar, dan kebutuhan lainnya. Selanjutnya masyarakat bersama para pemuda kampung akan bergotong royong membantu proses relokasi warga dan membangun kembali rumah-rumah yang rusak,” jelasnya.

Ia memastikan pemerintah akan terus hadir hingga seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan penanganan yang dibutuhkan.

“Kami berharap masyarakat tetap kuat dan bersabar. Pemerintah akan terus memberikan perhatian sampai kondisi kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Yahukimo Yes Balingga mengatakan masih ada beberapa distrik yang belum dapat dijangkau karena cuaca buruk dan keterbatasan waktu.

Menurutnya, tim penanganan bencana akan melanjutkan penyaluran bantuan ke wilayah-wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.

“Masih ada beberapa wilayah yang belum bisa kami kunjungi karena cuaca dan keterbatasan waktu. Besok akan kami lanjutkan lagi agar seluruh lokasi terdampak bisa terlayani,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Yahukimo menargetkan masa kerja tim tanggap darurat berlangsung selama dua minggu sesuai surat keputusan yang telah diterbitkan.

“Target kami dua minggu. Kalau penanganannya bisa lebih cepat tentu lebih baik,” pungkasnya.

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply