Lima Pimpinan BAZNAS Papua 2026–2031 Resmi Ditetapkan, Achmad Jaenuri Nahkodai Kepengurusan Baru

banner 468x60

JAYAPURA, Lapbiru.com– Pemerintah Provinsi Papua menetapkan lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua periode 2026–2031. Kelima nama tersebut telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi dan mendapat persetujuan dari BAZNAS RI.

Penetapan itu mengemuka dalam pertemuan antara lima pimpinan terpilih dengan Gubernur Papua di Kantor Gubernur Papua, Selasa (23/6/2026).

Anggota Panitia Seleksi BAZNAS Papua, Iman Djuniawal, mengatakan proses penjaringan berlangsung sejak awal Juni 2026 dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan BAZNAS RI.

“Prosesnya cukup panjang. Mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara hingga verifikasi faktual oleh BAZNAS RI. Semua tahapan sudah dilalui,” kata Iman.

Lima pimpinan yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Papua masing-masing H. Achmad Jaenuri, Lc., M.H., Muhamad Saleh, S.Pd., M.Pd., Mahfud Rohman Nahrowi, S.Pd.I., Dr. Toni V.M. Wanggai, S.Ag., M.A., dan Ismail Maswatu, S.E., S.H., M.H.

Usai bertemu gubernur, kelima pimpinan langsung menggelar rapat internal untuk membahas pembagian tugas sesuai ketentuan organisasi.

Dalam musyawarah tersebut, H. Achmad Jaenuri dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Provinsi Papua. Sementara empat pimpinan lainnya akan mengisi posisi wakil ketua pada bidang pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan, perencanaan-keuangan-pelaporan, serta administrasi, SDM, umum dan komunikasi.

“Susunan lengkap para wakil ketua akan diumumkan saat pelantikan,” ujar Iman.

Pemprov Papua menargetkan pelantikan dilakukan pada 25 Juni 2026. Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan setelah masa perpanjangan kepengurusan sebelumnya berakhir pada 26 Juni 2026.

“Kami berupaya pelantikan bisa segera dilaksanakan sehingga program-program BAZNAS tetap berjalan tanpa jeda,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Papua terpilih, Achmad Jaenuri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua, panitia seleksi, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi.

“Kami bersyukur atas amanah ini. Terima kasih kepada Bapak Gubernur, panitia seleksi, dan semua pihak yang telah mengawal proses ini hingga selesai,” katanya.

Jaenuri menegaskan kepengurusan baru akan fokus memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.

Menurut dia, keberhasilan pengelolaan zakat tidak bisa dilakukan sendiri. Dukungan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam meningkatkan manfaat program-program BAZNAS.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Program yang sudah berjalan baik akan kami tingkatkan dan perkuat,” ujarnya.

Selain memperkuat sistem internal, BAZNAS Papua juga akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan sektor swasta dan berbagai lembaga untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya.

Jaenuri berharap soliditas yang terbangun sejak proses pemilihan pimpinan menjadi modal awal untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Pembagian tugas dilakukan secara musyawarah dan mufakat. Ini awal yang baik untuk membangun BAZNAS Papua yang lebih kuat dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia memastikan BAZNAS Papua akan mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

“BAZNAS tidak hanya hadir untuk mengelola zakat, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas melalui program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60