Jayapura – Lapbiru.com
Sebanyak 41 tenaga pendidik Program “Yahukimo Cerdas” resmi dilepas untuk bertugas ke distrik-distrik pelosok di Kabupaten Yahukimo, Sabtu (14/2/2026).
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, di Jayapura. Para guru itu dinyatakan lulus setelah melalui seleksi dan pelatihan.
Mereka akan mengisi sekolah-sekolah yang selama ini kekurangan tenaga pengajar.
“Ini bukan seremoni biasa. Mereka ini jawaban atas kekosongan guru di kampung-kampung,” kata Didimus di hadapan para peserta.
Menurut dia, pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah serius di wilayah pegunungan. Rasio guru dan murid di sejumlah distrik dinilai belum seimbang.
“Kita tidak mau anak-anak di pelosok hanya datang ke sekolah tanpa guru. Itu tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.
Didimus meminta para tenaga pendidik tidak sekadar mengajar mata pelajaran. Ia ingin mereka hadir sebagai figur panutan.
“Datang bukan hanya bawa buku. Bawa juga sikap dan keteladanan. Masyarakat melihat kalian,” ujarnya.
Program Yahukimo Cerdas dirancang untuk memperkuat literasi dan numerasi dasar. Pemerintah daerah mengaku telah memetakan penempatan berdasarkan kebutuhan paling mendesak.
Seorang peserta, Maria (24), mengaku siap ditempatkan di distrik mana pun.
“Kami sudah tahu risikonya. Yang penting anak-anak tetap bisa belajar,” katanya singkat.
Soal tantangan keamanan dan akses transportasi, bupati memastikan dukungan pemerintah tetap ada.
“Fokus saja mengajar. Soal fasilitas dan pengamanan, itu tanggung jawab kami,” ucapnya.
Acara ditutup dengan penyematan tanda peserta dan foto bersama. Setelah itu, para guru dijadwalkan berangkat ke lokasi tugas masing-masing dalam waktu dekat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Yahukimo mendorong pemerataan pendidikan. Kini, ujian sesungguhnya ada di lapangan.











