Hadiri HKG PKK Papua, Gubernur MDF Soroti Stunting hingga Ekonomi Keluarga

banner 468x60

JAYAPURA, Lapbiru.com– Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) menyoroti masih besarnya tantangan yang dihadapi Papua, mulai dari stunting, kesehatan keluarga, pembinaan generasi muda hingga penguatan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Provinsi Papua di Jayapura, Sabtu (30/5/2026).

Di hadapan kader PKK dan tamu undangan, MDF menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pembangunan yang kuat harus dimulai dari keluarga.

“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang dimulai dari keluarga, tumbuh dari masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat,” tegas MDF.

Ia mengatakan, HKG PKK bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.

MDF menilai gerakan PKK selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan masyarakat. Melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan keluarga, PKK dinilai berkontribusi dalam mewujudkan visi Papua Cerah.

Dalam kesempatan itu, MDF juga mengapresiasi rangkaian kegiatan yang digelar selama peringatan HKG PKK ke-54. Mulai dari aksi peduli lingkungan di Pantai Holtekamp, seminar kesehatan remaja, pelatihan public speaking bagi kader PKK, hingga lomba tari kreasi pelajar.

“Ini menunjukkan PKK terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan masih banyak persoalan yang perlu ditangani secara serius. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat sinergi dengan PKK agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung dan kelurahan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Papua, Ny. Ra’Fatul Mulkiyah M. Fakhiri, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat. Ia menegaskan tema HKG PKK tahun ini, “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan bangsa.

Menurutnya, keluarga menjadi tempat tumbuhnya karakter, pendidikan, kesehatan, serta ketahanan sosial masyarakat. Karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK harus terus dijalankan secara nyata dan berkelanjutan.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini PKK didukung lebih dari 6,3 juta kader yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut menjadi kekuatan besar dalam membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan, PKK diharapkan semakin mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga hingga perlindungan perempuan dan anak.

Peringatan HKG PKK ke-54 di Papua menjadi penegasan bahwa PKK tidak hanya hadir sebagai organisasi perempuan, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang berada di garis depan pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60