JAYAPURA, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri( MDF)resmi melepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV Provinsi Papua yang akan berlaga di Manokwari, Papua Barat, pada 18-29 Juni 2026.
Saat melepas para peserta, Fakhiri mengingatkan mereka untuk menjaga nama baik Papua sekaligus mengumumkan rencana festival Natal besar yang akan digelar di seluruh Papua mulai November mendatang.
Pelepasan berlangsung di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Kamis (11/6/2026). Acara itu dihadiri pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua, pelatih, pembina, ofisial, serta para peserta yang akan mewakili Papua di berbagai kategori lomba.
Di hadapan kontingen, MDF menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan peserta hingga siap tampil di ajang nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran LPPD, para pelatih, pembina, pendamping, dan ofisial yang sudah bekerja keras mempersiapkan kontingen ini,” ujar Fakhiri.
Menurutnya, Pesparawi bukan sekadar kompetisi paduan suara gerejawi. Kegiatan itu juga menjadi ruang pembinaan iman, karakter, dan persaudaraan antar daerah.
“Melalui nyanyian pujian dan musik gerejawi, kita menyampaikan pesan damai, kasih, persatuan, dan pengharapan kepada sesama,” katanya.
MDF mengingatkan seluruh peserta agar menjaga sikap dan disiplin selama mengikuti rangkaian kegiatan di Manokwari.
“Saudara-saudari bukan hanya membawa nama pribadi atau daerah asal. Kalian membawa nama baik Provinsi Papua. Jadikan setiap penampilan sebagai kebanggaan bagi Papua,” tegasnya.
Ia juga meminta para pelatih dan pendamping memastikan kondisi kesehatan, keamanan, serta kenyamanan peserta selama mengikuti Pesparawi Nasional.
Selain melepas kontingen, MDF memanfaatkan momentum tersebut untuk mengumumkan agenda keagamaan yang akan digelar Pemerintah Provinsi Papua menjelang Natal 2026.
Menurutnya, Kantor Gubernur Papua akan menjadi pusat pelaksanaan berbagai lomba dan kegiatan rohani sejak pekan kedua November hingga Desember mendatang.
“Saya berharap November nanti kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di Kantor Gubernur. Ada lomba baca Alkitab, pendeta cilik, dan berbagai kegiatan rohani lainnya. Iman generasi muda adalah benteng generasi emas Papua,” ujarnya.
MDF mengatakan seluruh kabupaten dan kota akan dilibatkan dalam menyemarakkan perayaan Natal. Ia meminta para kepala daerah mulai mempersiapkan kegiatan dan dekorasi Natal lebih awal.
“Saya minta para bupati menyiapkan langkah yang sama. Kita ingin suasana Natal terasa di seluruh Papua, sehingga perayaan hari besar keagamaan benar-benar hidup di tengah masyarakat,” katanya.
MDF mengaku optimistis kegiatan keagamaan berskala besar mampu mempererat persaudaraan masyarakat. Pengalaman menggelar kebaktian kebangunan rohani (KKR) keliling Papua menjadi salah satu alasan di balik rencana tersebut.
“Saya mengajak umat Kristiani terus bermasmur dan memuliakan Tuhan di setiap kabupaten dan kota. Semangat itu yang ingin kita hidupkan bersama mulai November nanti,” ucapnya.
Ia berharap Pesparawi Nasional XIV tidak hanya melahirkan prestasi bagi Papua, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan iman dan karakter generasi muda di Bumi Cenderawasih.











