MDF Siapkan Jalan, Bandara dan Pelabuhan untuk Buka Akses Pedalaman Mamberamo Raya

banner 468x60

KASONAWEJA, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmennya membuka akses wilayah pedalaman di Kabupaten Mamberamo Raya melalui pembangunan jalan, penguatan bandara, hingga pengembangan pelabuhan.

Komitmen itu disampaikan saat kunjungan kerja dan tatap muka bersama Forkopimda serta masyarakat di Kasonaweja, Sabtu malam (16/5/2026).

MDF mengatakan Pemprov Papua akan memprioritaskan pembukaan akses jalan dari Dabra menuju Sikari. Jalur tersebut diproyeksikan menjadi penghubung bagi masyarakat di wilayah pedalaman yang selama ini masih terisolasi.

“Kami akan buka mulai dari Dabra menuju Sikari. Kita akan terus buka jalan baru supaya masyarakat di pedalaman bisa keluar dari keterisolasian,” katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Mamberamo Raya menjadi kebutuhan mendesak karena masih banyak kampung yang sulit dijangkau. Ia mengaku baru benar-benar merasakan beratnya kondisi masyarakat setelah melihat langsung situasi di lapangan.

“Saya datang supaya bisa merasakan bagaimana susahnya saudara-saudara di daerah pedalaman. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah membuka terobosan sampai ke kampung-kampung supaya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Tak hanya jalan darat, Pemprov Papua juga mulai mendorong pengembangan transportasi udara dan laut untuk mempercepat mobilitas warga serta distribusi logistik.

MDFmenyebut sejumlah bandara yang sudah ada akan dimaksimalkan pemanfaatannya. Sementara pengembangan pelabuhan di Burmeso akan dibahas bersama pemerintah pusat.

“Bandara-bandara yang sudah ada akan kita dorong supaya bisa dimanfaatkan lebih baik. Pelabuhan juga nanti kita diskusikan dengan kementerian untuk ada di Burmeso,” katanya.

Selain infrastruktur, Pemprov Papua juga menyiapkan pengembangan kawasan ekonomi berbasis wilayah pembangunan. Kabupaten Mamberamo Raya masuk dalam kawasan pengembangan pertanian dan perkebunan bersama sejumlah kabupaten lainnya.

MDF menegaskan pembangunan Papua tidak lagi hanya berpusat di kota. Ia ingin pembangunan dimulai dari kampung dan wilayah pedalaman.

“Saya mau bangun Papua dari kampung. Saya besar di pedalaman, jadi saya tahu bagaimana kondisi masyarakat di daerah terpencil,” ucapnya.

Ia berharap kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah pedalaman Papua.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60