JAYAPURA, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri ( MDF) meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura segera mengevaluasi kawasan Kampung Nelayan, Dok V Mandala, Distrik Jayapura Utara, yang dilanda kebakaran.
Evaluasi itu menjadi langkah awal untuk menata kembali kawasan sekaligus membangun hunian bagi warga yang kehilangan rumah akibat kebakaran.
MDF menyampaikan langsung arahan tersebut saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (6/9/2026).
“Saya akan minta Dinas PU, baik provinsi maupun Kota Jayapura, untuk mengevaluasi ulang tempat ini. Bagaimana kita membangun ulang supaya tergambar dengan baik,” kata MDF di lokasi.
Menurutnya, pembangunan kembali Kampung Nelayan tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemerintah harus melihat kondisi kawasan serta karakter masyarakat yang selama ini hidup dari laut.
Sebagian besar warga di kawasan itu menggantungkan mata pencaharian pada aktivitas kelautan. Karena itu, relokasi ke kawasan yang jauh dari pesisir bukan menjadi pilihan utama.
“Kita tidak mungkin pindahkan mereka ke darat, karena mereka harus dekat laut. Jadi kita coba gambarkan dengan baik supaya kawasan nelayan ini tertata dengan baik,” ujarnya.
MDF ingin pembangunan kembali kawasan tersebut tidak hanya mengganti rumah warga yang terbakar. Pemerintah juga harus menyiapkan konsep penataan permukiman yang lebih layak dan tertib.
Setelah rancangan penataan selesai, Pemerintah Provinsi Papua akan membuka komunikasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat mempercepat pembangunan kembali rumah warga sekaligus pengembangan kawasan Kampung Nelayan.
“Kalau program pusat dan daerah bisa berjalan bersama, kita harapkan kawasan ini bisa dibangun menjadi permukiman nelayan yang lebih baik dan tertata,” kata MDF.
Pemprov Papua, lanjut dia, juga akan menyiapkan bantuan pembangunan rumah khusus bagi warga yang terdampak kebakaran.
Perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada korban kebakaran di Dok V Mandala. MDF menyebut masih ada warga Papua terdampak berbagai persoalan yang kini berada di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Biak.
Ia meminta jajaran pemerintah segera melakukan pendataan dan menghitung kebutuhan warga secara detail agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
MDF juga akan meminta dukungan DPR untuk ikut mendorong percepatan penanganan pascakebakaran.
Menurutnya, pembangunan kembali Kampung Nelayan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kota Jayapura, DPRD, hingga pemerintah pusat harus berada dalam satu langkah.
“Penataan kawasan dan pembangunan kembali hunian warga membutuhkan kerja sama semua pihak,” tegasnya.











